Nakiatul Miska, 2103120001 (2025) Review Desain Pelat Lantai Menggunakan Floordeck dan Half Slab (Studi Kasus: Gedung Kejari Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (492kB)
TA NAKIATUL MISKA.pdf
Download (27MB)
Abstract
Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah mendorong variasi dalam
metode perencanaan dan konstruksi pelat lantai. Saat ini, tidak hanya menggunakan
sistem konvensional, tetapi juga sistem pracetak seperti floordeck dan half slab
yang bisa didesain untuk pembangunan pelat lantai. Penelitian ini membahas sejauh
mana perencanaan pelat lantai menggunakan metode floordeck dan half slab
mampu menahan beban dan kapasitas struktural dibandingkan pelat konvensional
pada pembangunan Gedung Kejari. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan
dimensi desain serta mengevaluasi kapasitas struktur dari ketiga metode pelat
tersebut terhadap gaya dalam dan lendutan yang terjadi. Metode penelitian
mencakup pemodelan pelat dan perhitungan gaya dalam menggunakan software
ETABS serta perhitungan manual kapasitas pelat untuk ketiga metode tersebut.
Analisis dilakukan berdasarkan pembebanan yang mengacu pada SNI 1727:2020
terkait beban hidup dan beban mati. Berdasarkan hasil perencanaan ulang,
diperoleh pelat floordeck dengan tinggi gelombang 50 mm dan cor overtopping 70
mm menggunakan wiremesh M8-150 mm. Serta pelat half slab yang menggunakan
precast tebal 80 mm dan cor overtopping 40 mm menggunakan wiremesh M5-75
mm dengan total keseluruhan kedua pelat yang direncanakan adalah 120 mm. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kapasitas momen lentur pada pelat konvensional,
floordeck, dan half slab dinyatakan aman karena memenuhi syarat �� ≤
∅��. Dibandingkan pelat konvensional, kapasitas momen lentur pada floordeck
mengalami penurunan sebesar 7,08%, sedangkan pada half slab justru meningkat
sebesar 13,95%. Dari segi kapasitas geser, pelat konvensional memiliki nilai yang
lebih tinggi karena merupakan beton bertulang monolit. Analisis lebih lanjut
menunjukkan bahwa kapasitas geser pada floordeck menurun hingga 34,76% dan
pada half slab menurun sebesar 8,19% dibandingkan pelat konvensional. Sementara
itu, pelat konvensional memiliki nilai lendutan paling kecil dibandingkan floordeck
dan half slab, namun ketiganya tetap memenuhi syarat batas lendutan izin sebesar
13,34 mm.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Dr. Agustiar, ST., MT, IPM |
| Uncontrolled Keywords: | floordeck, half slab, kapasitas, konvensional, pelat lantai |
| Subjects: | 600 Teknik > 620 Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Nakiatul Miska |
| Date Deposited: | 23 May 2026 05:59 |
| Last Modified: | 23 May 2026 05:59 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/875 |
