Aris Munandar, 1503120122 (2021) Pengaruh Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Dengan Penambahan Limbah Hdpe (High Density Polyethylene) Sebagai Bahan Pengisi. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNGAN.pdf
Download (3MB)
FORM B.pdf
Download (443kB)
Abstract
Beton mutu tinggi merupakan beton dengan kuat tekan lebih besar dari 41,4 MPa.
Akan tetapi pengembangan material di bidang konstruksi pada zaman sekarang
difokuskan pada penggunaan limbah–limbah untuk menghasilkan sesuatu yang
bermanfaat bagi manusia. Sebagian besar dari limbah plastik tersebut merupakan
limbah plastik yang berjenis HDPE (high density polyethylene). HDPE merupakan
salah satu bahan plastik yang paling banyak digunakan pada aplikasi rumah
tangga maupun industri. HDPE memiliki karakteristik tahan terhadap kuat Tarik
20-40 MPa dan dapat menahan daya hantar panas hingga 1200 derajat celcius.
HDPE mengadung penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
penambahan HDPE (5%, 10%, 15% dan 20%) sebagai bahan tambah agregat
kasar terhadap kuat tekan (SNI 1974:2011), modulus elastisitas (SNI 03-2847-
2002), dan pola retak (ASTM C39-86) yang terbentuk setelah diberi tekanan.
Pengujian dilakukan pada saat benda uji berumur 14 dan 28 hari. Faktor air semen
(FAS) yang digunakan 0,35 dengan dimensi silinder beton berdiameter 15 cm dan
tinggi 30 cm. Hasil penelitian pada pengujian kuat tekan 28 hari menunjukkan
bahwa beton mutu tinggi dengan penambahan HDPE mengalami penurunan kuat
tekan. pada persentase beton normal BN 0% memiliki kuat tekan sebesar 49.01
MPa, pada persentase HDPE 5% memiliki kuat tekan sebesar 36.13 MPa, pada
persentase HDPE 10% memiliki kuat tekan sebesar 30.76 MPa, pada persentase
HDPE 15% memiliki kuat tekan sebesar 26.37 MPa dan pada persentase 20%
memiliki kuat tekan sebesar 23.55 MPa. Nilai modulus elastisitas mengalami
penurunan pada persentase 5%, 10%, 15% dan 20%. Penurunan yang dialami kuat
tekan beton dan modulus elastisitas sangat berpengaruh pada banyaknya
penggunaan HDPE, karena banyaknya penggunaan HDPE dapat mengurangi daya
lekat antar butiran dan dapat berpengaruh terhadap kekuatan dan ketahanan beton.
Pada pengamatan pola retak, jenis pola retak yang banyak terjadi adalah jenis pola
Cone and Shear. hasil analisis varian menunjukkan bahwa penggunaan HDPE
sebagai bahan tambah agregat kasar memiliki pengaruh terhadap kuat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Keumala Citra Sarina Zein, ST, MT. IPM |
| Uncontrolled Keywords: | Beton Mutu Tinggi, FAS, HDPE, Kuat Tekan, Modulus Elastisitas. |
| Subjects: | 600 Teknik > 620 Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 04:57 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 04:57 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3900 |
