Analisis Akurasi Bangunan Ukur Debit Dengan Menggunakan Current Meter Untuk Kebutuhan Air Irigasi (Studi Kasus : Daerah Irigasi Pandrah Kabupaten Bireuen)

Juli Andhika, 1803120079 (2022) Analisis Akurasi Bangunan Ukur Debit Dengan Menggunakan Current Meter Untuk Kebutuhan Air Irigasi (Studi Kasus : Daerah Irigasi Pandrah Kabupaten Bireuen). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of PDF GABUNGAN.pdf] Text
PDF GABUNGAN.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf

Download (259kB)

Abstract

Irigasi merupakan suatu proses mendatangkan air untuk kebutuhan persawahan
dan ladang-ladang perkebunan agar produksinya maksimal. Untuk menunjang
maksimalnya pelaksanaan pengaturan, pemberian dan pembagian air pada
irigasi, perlu didukung dengan bangunan ukur yang berfungsi dengan baik.
Dengan demikian maka pelaksanaan pengaturan, pemberian dan pembagian air
dapat sesuai rencana. Daerah Irigasi (D.I) Pandrah Kabupaten Bireuen
merupakan sumber penyuplai air untuk area pertanian pada dua kecamatan, yaitu
Kecamatan Pandrah dan Kecamatan Jeunieb. Oleh karena itu, perlu dilakukan
pengukuran debit sehingga dapat mengetahui besarnya debit yang dialirkan pada
irigasi tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana cara
melakukan pengukuran debit di lapangan dengan menggunakan current meter
dan bagaimana cara mengolah data debit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mendapatkan besarnya kebutuhan debit pada musim tanam. Oleh karena
itu maka lingkup penelitian dilakukan pada saluran primer sebanyak 9
(sembilan) titik penelitian dengan menggunakan current meter. Metode
penelitian adalah dengan metode tiga titik, dengan kedalaman ukur yaitu 0,4
meter, 0,6 meter dan 0,8 meter dibawah permukaan air. Data pengukuran yang
diperoleh tersebut dihitung dengan menggunakan bantuan Microsoft Excel
dengan menggunakan rumus-rumus yang dipaparkan pada bab dua. Manfaat
penelitian ini adalah untuk pengembangan ilmu pengetahuan tentang
pengukuran debit menggunakan alat ukur current meter. Hasil dari penelitian ini
dengan menggunakan current meter yaitu pada titik ukur BUKn.1 (Bangunan
Ukur Kanan 1) diperoleh nilai kebutuhan debit (Q) maksimum sebesar 1,36
m
3
/dt, pada titik ukur BUKr.1 (Bangunan Ukur Kiri 1) diperoleh nilai Q sebesar
0,79 m3
/dt. Sedangkan Hasil perhitungan menggunakan ambang lebar diperoleh
hasil debit (Q) maksimum pada BUKn.1 sebesar 1,34 m3
/dt, dan BUKr.1
sebesar 0,85 m3
/dt. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan
bahwa selisih antara debit kebutuhan maksimum pada ambang lebar dengan
debit kebutuhan maksimum current meter sangat kecil, yaitu sebesar 2% pada
BUKn1 dan 6% pada BUKr.1.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Ir. H. M. Ahsan Jass, ME
Uncontrolled Keywords: Current meter, debit, bangunan ukur.
Subjects: 600 Teknik > 620 Teknik Sipil
Divisions: FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 21 Aug 2026 07:16
Last Modified: 21 Aug 2026 07:16
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2221

Actions (login required)

View Item
View Item