Pengaruh Abu Kaolin Sebagai Bahan Pengganti Semen Pada Beton Busa Terhadap Pengujian Kuat Tarik Lentur (SG: 1600, FAS: 0,5)

Muhammad Fadhil Saputra, 2003120020 (2025) Pengaruh Abu Kaolin Sebagai Bahan Pengganti Semen Pada Beton Busa Terhadap Pengujian Kuat Tarik Lentur (SG: 1600, FAS: 0,5). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B Fadhil.pdf] Text
FORM B Fadhil.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of PDF GABUNGAN MUHAMMAD FADHIL SAPUTRA.pdf] Text
PDF GABUNGAN MUHAMMAD FADHIL SAPUTRA.pdf

Download (48MB)

Abstract

Abu kaolin merupakan salah satu material yang memiliki kandungan silika aktif yang tinggi serta sifat pozzolan yang berpotensi meningkatkan performa beton. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh substitusi abu kaolin sebagai pengganti parsial semen terhadap karakteristik beton busa, dengan fokus pada kuat tarik lentur. Beton busa dirancang dengan berat jenis target 1600 kg/m³ dan faktor air semen (FAS) 0,5, menggunakan variasi abu kaolin sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen. Pengujian dilakukan pada umur beton 28 hari terhadap parameter berat jenis, nilai slump flow, dan kuat tarik lentur menggunakan benda uji balok berukuran 10×10×40 cm. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa seluruh variasi campuran memenuhi kriteria berat jenis dan slump flow rencana, dengan rata-rata berat jenis 1608,9 kg/m³ dan nilai slump flow 20,58 cm. Nilai kuat tarik lentur untuk variasi 5%, 10%, 15% dan 20% masing-masing adalah 1,75 MPa, 1,93 MPa, 2,17 Mpa dan 1,65 MPa. Kuat tarik lentur tertinggi tercapai pada variasi campuran 15% abu kaolin yaitu 2,17 MPa, hanya 1,8% lebih rendah dari beton tanpa substitusi 2,21 MPa, namun meningkat 31,3% dibandingkan variasi 20% yaitu 1,65 MPa yang menunjukkan penurunan performa akibat kelebihan abu kaolin. Hasil menunjukkan peningkatan tidak berlangsung linier; substitusi beton yang optimum dicapai pada 15%, di mana abu kaolin masih berperan aktif dalam reaksi pozzolanik tanpa menghambat hidrasi semen. Perbandingan hasil laboratorium dengan rumus empiris dari SNI 2847:2013 tentang kuat tarik lentur (modulus of rapture) menunjukkan ketidaksesuaian, yang mengindikasikan diperlukan penyesuaian dengan pendekatan secara teoritis terhadap kondisi spesifik material lokal dan prosedur pengujian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa substitusi abu kaolin hingga 15% efektif dalam meningkatkan kuat tarik lentur beton busa tanpa mengganggu stabilitas fisis, sementara substitusi di atas dari kadar tersebut dapat menyebabkan penurunan kekuatan. Abu kaolin terbukti memiliki potensi sebagai bahan pengganti semen yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam produksi beton busa struktural.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Keumala Citra Sarina Zein, ST, MT, IPM
Uncontrolled Keywords: beton busa, abu kaolin, kuat tarik lentur, berat jenis, slump flow, substitusi semen.
Subjects: 600 Teknik > 620 Teknik Sipil
Divisions: FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil
Depositing User: Muhammad Fadhil Saputra
Date Deposited: 14 Apr 2026 08:59
Last Modified: 14 Apr 2026 08:59
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/217

Actions (login required)

View Item
View Item