Farhan Taslim, 1903120079 (2025) Evaluasi Tingkat Erosi Sungai Menggunakan Metode Universal Soil Loss Equation (USLE) (Studi Kasus : Krueng Meureubo Desa Marek Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNGAN..pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (651kB)
Abstract
Erosi tanah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang krusial dan terus mengancam keberlanjutan ekosistem global. Fenomena ini terjadi melalui proses pengikisan dan pengangkutan partikel-partikel tanah oleh tenaga erosif seperti air hujan dan angin. Penelitian ini dilakukan pada Krueng Meureubo, Desa Marek di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Kondisi di lapangan menunjukkan berbagai indikasi terjadinya erosi yang signifikan di sepanjang aliran. Permasalahan dalam penelitian ini diantaranya adalah faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi tingkat erosi di lokasi penelitian berdasarkan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) dan seberapa besar tingkat erosi yang terjadi di Krueng Meureubo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat erosi di lokasi penelitian dan menghitung tingkat erosi di sungai menggunakan Metode USLE. Data dikumpulkan secara sistematis melalui survei lokasi, pengukuran lereng, dan jenis tanah menggunakan software ArcGis, serta data sekunder seperti curah hujan, peta topografi, dan tata guna lahan untuk mendukung analisis. Analisis menggunakan Metode USLE dilakukan dengan menghitung faktor R, K, LS, C, dan P untuk memperkirakan laju erosi, dengan mengintegrasikan data lapangan dan perhitungan, sehingga diperoleh estimasi besarnya erosi pada lokasi penelitian. Hasil perhitungan USLE menunjukkan tingkat erosi di Krueng Meureubo sebesar 1952,980 ton/ha/tahun (sangat berat). Nilai ini diperoleh dari perkalian faktor-faktor erosi, yaitu erosivitas hujan (R) sebesar 3.466,81, erodibilitas tanah (K) sebesar 0,167, panjang dan kemiringan lereng (LS) sebesar 96,718, faktor pengelolaan tanaman (C) sebesar 0,070, dan faktor tindakan konservasi (P) sebesar 0,5. Hasil perhitungan menunjukkan adanya tekanan erosi yang cukup signifikan di wilayah studi. Nilai tersebut menunjukkan tingkat erosi yang tergolong tinggi, sehingga diperlukan upaya konservasi yang tepat untuk mengurangi laju kehilangan tanah dan menjaga keberlanjutan fungsi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Yulia, ST, MT, IPM |
| Uncontrolled Keywords: | Erosi, Krueng Meureubo, Universal Soil Loss Equation |
| Subjects: | 600 Teknik > 620 Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Farhan Taslim Taslim |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 07:10 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 07:10 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/216 |
