MUHAMMAD IQBAL, 1903120082 (2026) Pengaruh Umur Jembatan Terhadap Nilai Kondisinya Berdasarkan Metode Bridge Management System (Studi Kasus Jembatan di Keucamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (577kB)
MUHAMMAD IQBAL.compressed.pdf
Download (25MB)
Abstract
Jembatan merupakan sarana alat transportasi yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Seiring berkembangnya teknologi dan perekonomian, pembangunan jembatan dengan bentang yang panjang dan kuat akan sangat dibutuhkan mengingat fungsi jembatan sebagai penghubung antar satu daerah dengan daerah yang lain. Wilayah Kecamatan Meuredu Kabupaten Pidie Jaya sendiri sudah banyak melakukan pembangunan jembatan yang berguna untuk melancarkan transportasi, diantaranya Jembatan Pante Gulima, Jembatan Meureudu, Jembatan beuracan dan Jembatan Teupin Peuraho. Penelitian dilakukan dengan menggunakan acuan metode Bridge Managemen System (BMS) 2022 yang dikembangkan oleh Direktorat Jendral Bina Marga yang berfungsi untuk pencatatan inventarisasi, pemeriksaan nilai kondisi jembatan, indentifikasi penanganan jembatan dan urutan prioritas penanganan jembatan. Permasalahan yaitu bagaimana kondisi jembatan berdasarkan metode BMS pada lima jembatan di lokaasi yang ditinjau, kemudian bagaimana penanganan yang sesuai berdasarkan hasil penilaian BMS pada masing masing jembatan dan bagaimana pengaruh umur jembatan terkait nila kondisinya. Tujuan penelitian untuk menganalisis Tingkat keruskaan jembatan berdasarkan acuan standar BMS, menentukan penanganan yang sesuai dengan penilaian hasil hasil kondisi dengan BMS dan mengetahui NK setiap jembatan terkait faktor umur. Manfaat penelitian mengetahui kondisi setiap jembatan berdasarkan kriteria penelitian BMS, dapat diperoleh nilai kondisi masing masing jembatan dan kebutuhan penanganannya dan dapat diindentifikasi pengaruh umur jembatan jembatan terhadap nilai kondisinya. Berdasarkan pengolahan data pengaruh umur jembatan terhadap nilai kondisi jembatan di dapat hasil dimana jembatan pante geulima memiliki sisa umur jembatan dengan nilai NK= 1 yaitu 33 tahun, jembatan Keude Meureeudu NK= 3 memiliki sisa umur jembatan 8 tahun, jembatan Beuracan NK = 3 memiliki sisa umur 8 tahun, jembatan Meureudu NK= 2 memiliki sisa umur 18 tahun, dan jembatan Teupin Peraho NK= 2 memiliki sisa umur 18 tahun. semakin besar nilai kondisinya maka semakin pendek pula sisa umur jembatan.
Kata Kunci : Bridge Managemen System (BMS), Umur Jembatan, Nilai Kondisi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Ir. Munawir, ST., MT, IPM, ASEAN Eng. |
| Uncontrolled Keywords: | Bridge Managemen System (BMS), Umur Jembatan, Nilai Kondisi |
| Subjects: | 600 Teknik > 620 Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Depositing User: | IQBAL MUHAMMAD IQBAL MUHAMMAD IQBAL |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 09:15 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 09:15 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/153 |
