Tindak Pidana Pencabulan Yang Dilakukan Oleh Anak Terhadap Anak (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh)

Intan Mutia Lestari, 1501110021 (2019) Tindak Pidana Pencabulan Yang Dilakukan Oleh Anak Terhadap Anak (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf

Download (474kB)
[thumbnail of LEMBARAN BEBAS PUSTAKA FORM B INTAN.PDF] Text
LEMBARAN BEBAS PUSTAKA FORM B INTAN.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (937kB)

Abstract

Berdasarkan Pasal 81 ayat (2) jo Pasal 76 D Undang-undang RI Nomor 35 Tahun
2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang
perlindungan anak yang berbunyi “ketentuan pidana sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) berlaku pula bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu
muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan
dengannya atau dengan orang lain” . Namun pada kenyataannya masih terdapat
tindak pidana pencabulan yang terjadi dikalangan anak yang mana pelakunya juga
merupakan anak .
Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan tentang faktor penyebab
terjadinya tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh anak terhadap anak, pertanggung jawaban pidana terhadap anak yang melakukan tindak pidana
pencabulan dan hambatan serta upaya yang dilakukan dalam menangani tindak
pidana pencabulan yang dilakukan oleh anak terhadap anak. Metode penelitian dalam penulisan ini diggunakan metode yuridis empiris, data
penelitian sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan (library research)
mengkaji buku-buku, jurnal dan peraturan Perundang-Undangan dan data primer
diperoleh melalui penelitian lapangan (field research) dengan mewawancarai
langsung responden dan informan. Bedasarkan hasil penelitian, faktor penyebab terjadinya tindak pidana
pencabulan terhadap anak oleh anak terdapat dua faktor, pertama faktor internal
yaitu faktor individu, agama dan kurangnya pengawasan dari orang tua, sedangkan
faktor kedua adalah faktor eksternal yaitu faktor dari luar sikap si pelaku seperti
lingkungan, pendidikan, dan pengaruh teknologi. Pertanggung jawaban pidana
terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencabulan jaksa menuntut anak
tersebut selama 5 tahun penjara sedangkan dalam putusan hakim, hakim
menjatuhkan selama 3 tahun penjara, hambatan dan upaya yang dilakukan dalam
menangani tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh anak terhadap anak adalah
hambatanya terdapat dalam proses penyidikan yang mana keluarga atau orang tua
dari pelaku tidak datang pada saat pemanggilan dan upaya yang di lakukan pihak
penyidik memberi pembelajaran moral, melakukan sosialisasi dan juga memberikan
himbauan mengenai betapa pentingnya keterangan yang diberikan oleh orang tua
pelaku.
Disarankan kepada orang tua agar lebih mengontrol atau memperhatikan anak,
Pertanggungjawaban apapun yang diterapkan kepada anak harus memperhatikan
harkat dan martabat anak Jangan sampai merusak masa depannya. kepada seluruh
masyarakat yang bermasalah dengan hukum, dalam menjalankan proses penyidikan,
hendaklah mematuhi segala prosesnya karena setiap keterangan yang diberikan akan
menentukan ringan, beratnya suatu hukuman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Dr. H. Rizanizarli, S. H., M. Н
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana, pencabulan, anak, Pengadilan Negeri Banda Aceh
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 04 Jun 2026 04:49
Last Modified: 04 Jun 2026 04:49
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/970

Actions (login required)

View Item
View Item