Muhazir Muhammad, 1903120191 (2025) Analisis Penanggulangan Abrasi Pantai Dengan Menggunakan Geobag (Studi Kasus: Desa Pasie Seubadeh, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (575kB)
PDF GABUNGAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13MB)
Abstract
Abrasi pantai merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang signifikan, khususnya di wilayah pesisir Indonesia. Fenomena ini menyebabkan pengikisan garis pantai yang berdampak pada kerusakan ekosistem pesisir, hilangnya lahan pemukiman dan infrastruktur, serta terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Desa Pasie Seubadeh, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, yang mengalami abrasi selama 6 tahun terakhir tanpa adanya penanganan serta penanggulangan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinggi gelombang maksimum yang menyebabkan abrasi pantai serta menentukan tinggi dan dimensi Geobag yang sesuai dengan tinggi gelombang pantai. Metode yang digunakan adalah metode Gumbel untuk analisis data angin dan gelombang. Data diperoleh dari pengamatan lapangan dan data instansi terkait, yang kemudian digunakan untuk menghitung arah angin dominan dengan arah yang menyebabkan terjadinya abrasi pantai, dengan cara menghitung fetch efektif, dan fetch rarata serta panjang gelombang, kecepatan gelombang, serta tinggi gelombang rencana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah angin dominan berasal dari timur laut dengan persentase 41,677%, fetch rerata sebesar 154,618 km, dan faktor tegangan angin 6,63 m/det. Tinggi gelombang rencana (H₀) sebesar 1,116 m dan kedalaman gelombang pecah (db) sebesar 0,8242 m. Berdasarkan data tersebut, ditentukan bahwa tinggi Geobag yang sesuai dengan perhitungan adalah 3,5 meter dengan lebar puncak 1,2 meter dan berat lapisan sebesar 0,8275 ton. Tebal lapisan pengaman minimum adalah 1,6 meter, dengan ukuran standar 100 cm × 50 cm × 30 cm dan volume 0,15 m³/Geobag. Untuk panjang bangunan esksisting yang akan di bangun adalah 863 m dan jarak bangunan dari pantai adalah 8 m. Penggunaan Geobag sebagai struktur pelindung pantai dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional seperti batu atau beton yang lebih sering digunakan pada pengaman pantai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pesisir pantai yang mengalami abrasi pantai seperti wilayah Desa Pasie Seubadeh, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Salatan dalam penanggulangan abrasi pantai.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Yulia, ST., MT, IPM |
| Uncontrolled Keywords: | Abrasi Pantai, Geobag, Gelombang |
| Subjects: | 600 Teknik > 620 Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Depositing User: | MUHAZIR MUHAMMAD 1903120191 |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 07:49 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 07:49 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/969 |
