Novian, 1501110042 (2019) Tindak Pidana Pengangkutan Gas Minyak Cair Non Legal (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Tapaktuan). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI FULL.pdf
Download (365kB)
Abstract
Pengangkutan gas minyak cair Non Legal dalam Undang Undang Nomor 22
Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Pasal 55 menyebutkan bahwa: Setiap
orang yang menyalah gunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak
yang disubsidi pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam)
Tahun dan denda paling tinggi 60.000.000.000 (enam puluh miliyar rupiah).
Meskipun ancamannya begitu berat, masih ada juga pelanggaran yang dilakukan
oleh masyarakat.
Tujuan penulisan skripsi ini Untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya
tindak pidana pengangkutan gas minyak cair non legal. Untuk menjelaskan
penanggulangan terhadap tindak pidana pengangkutan gas minyak cair non legal.
Untuk mengatahui kendala penanggulangan terhadap tindak pidana pengangkutan
gas minyak cair non legal. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini dilakukan penelitian
kepustakaan (libtary research) dan penelitian lapangan (field research). Penelitian
kepustakaan dengan menggunakan buku buku, serta peraturan perundang- undangan. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan di wilayah hukum Pengadilan
Negeri Tapaktuan dengan mewawancarai para responden dan informan yang telah
peneliti tetapkan dalam penelitian ini, kemudian data tersebut dianalisis secara
kualitatif.
Faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana pengangkutan minyak gas
cair non Lega yaitu faktor ekonomi, factor mudahnya mendapatkan minyak gas cair
,faktor kurangnya pengawasan dari Badan Pengawas Hilir. Migas dan Faktor
kurang efektifnya pelaksanaan hukum. Upaya penangulangan terjadinya
pengangkutan minyak gas cair non Legal yang dilakukan oleh terdakwa di wilayah
hukum pengadilan negeri kabupaten Aceh Selatan adalah upaya preventif dan
represif. Preventif yaitu penyuluhan hukum kepada masyarakat agar tidak
melakukan pengangkutan minyak gas cair non Legal, mengadakan patroli dan
razia-razia dan melakukan koordinasi serta kerjasama pengawasan yang dilakukan
oleh Badan Pengawas Hilir Migas dengan pihak kepolisian. Represif yaitu melalui
proses penyelidikan, peradilan, penjatuhan tuntutan dan hukuman pidana bagi
pelaku tindak pidana.
Saran agar ditingkatkannya pengawasan dari Badan Pengawas Hilir Migas
terhadap pengangkutan minyak gas cair non Legal dan sarana prasarana kepolisian
untuk ditingkatkan agar memudahkan polisi melakukan razia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1.Nurhafifah, S.H.,M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pidana, Gas Minyak Cair Non Legal |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 04:28 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 04:28 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/918 |
