Penanganan Tindak Pidana Penadahan Sepeda Motor Yang Dilakukan Oleh Anggota Kepolisian (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Pidie)

Husnul Anggi Sulanry, 1501110244 (2019) Penanganan Tindak Pidana Penadahan Sepeda Motor Yang Dilakukan Oleh Anggota Kepolisian (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Pidie). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of GABUNG PDF.pdf] Text
GABUNG PDF.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of form b .pdf] Text
form b .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (137kB)

Abstract

Tindak Pidana Penadahan diatur dalam Pasal 480 ayat 1 dan 2 Kitab
Undang-Undang Hukum Pidana yang bunyinya “ Barangsiapa yang membeli,
menyewa, menerima tukar, menerima gadai, menerima sebagai hadiah, atau
karena hendak mendapatkan untung, menjual, menukarkan, menggadaikan,
diketahuinya atau patut disangkanya diperoleh karena kejahatan”. Meskipun
sudah ada pengaturan tentang tindak pidana ini, namun perbuatan ini terjadi terus
dalam masyarakat, termasuk kepada anggota Kepolisian di Pidie.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor-faktor
penyebab tindak pidana penadahan yang dilakukan oleh anggota kepolisian,
kendala-kendala yang dihadapi dalam menanggulangi tindak pidana penadahan
yang dilakukan anggota kepolisian dan menjelaskan upaya penanggulangan tindak
pidana penadahan yang dilakukan oleh anggota kepolisian di Polres Pidie.
Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini dilakukan
penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan
menghasilkan data sekunder yaitu dengan mempelajari buku, teori, dan
perundang-undangan. Penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data
primer dengan melakukan wawancara terhadap responden dan informan.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab tindak pidana
penadahan yang dilakukan oleh anggota kepolisian yaitu faktor ekonomi, faktor
kepribadian dan faktor kebutuhan. Kendal-kendala dalam menanggulangi tindak
pidana penadahan yang dilakukan anggota kepolisian yaitu terjadinya perubahan
barang bukti secara fisik dan tersangka pencurian tidak mau memberi informasi
mengenai penadahan dan upaya penanggulangan terhadap tindak pidana
penadahan sepeda motor meliputi pembinaan mental dan rohani, menekankan
pada pengawasan disiplin dan pemberian sanksi disiplin terhadap anggota
kepolisian, peningkatan kesejahteraan anggota kepolisian dan menekankan
pemantapan karakter dari anggota polri.
Disarankan diharapkan aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian,
Kejaksaan dan Pengadilan secara intensif mengadakan sosialisasi masyarakat - masyarakat awam khususnya tentang tindak pidana penadahan yang terjadi di
Kabupaten Pidie. Dalam hal adanya laporan terkait kasus penadahan yang dialami
masyarakat, seharusnya pihak Kepolisian memiliki prosedur yang tidak berteletele, artinya masyarakat dengan mudah membuat laporan mengenai tindak pidana
penadahan yang sedang terjadi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Ida Keumala Jempa, S.H.,M.H.
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana, Penadahan Sepeda Motor, Kepolisian
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 03 Jun 2026 03:52
Last Modified: 03 Jun 2026 03:52
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/908

Actions (login required)

View Item
View Item