Imam Firmansyah, 2101110119 (2025) Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Kepemilikan Aset Dengan Akad Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah (Suatu Penelitian di Bank Syari’ah Indonesia Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI PDF.pdf
Download (2MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
Abstract
Pasal 1239 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata menyebutkan bahwa
Perjanjian Pinjam Meminjam adalah perjanjian dengan mana pihak yang satu tiap
perikatan untuk berbuat sesuatu, atau untuk tidak berbuat sesuatu, wajib
diselesaikan dengan memberikan penggantian biaya, kerugian, dan bunga, bila
debitur tidak memenuhi kewajibannya. Namun pada kenyataannya wanprestasi
dalam perjanjian kepemilikan aset dengan akad pembiayaan musyarakah
mutanaqishah di Bank Syariah Indonesia Kota Banda Aceh masih sering terjadi.
Tujuan penulisan ini untuk menjelaskan bentuk wanprestasi dalam
perjanjian pembiayaan asset kepemilikan rumah dengan akad musyarakah
mutanaqishah di bank syariah Indonesia, untuk menjelaskan faktor penyebab
terjadinya wanprestasi dalam perjanjian pembiayaan asset kepemilikan rumah
dengan akad musyarakah mutanaqishah di bank syariah Indonesia, untuk
menjelaskan upaya yang ditempuh dalam penyelesaian wanprestasi pembiayaan
asset kepemilika rumah dengan akad musyarakah mutanaqishah di bank syariah
Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris. Data dalam
penelitian skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian
lapangan. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan
mengkaji peraturan perundang-undangan, buku-buku dan pendapat para ahli
hukum yang berkaitan dengan masalah yang dibahas. Sedangkan penelitian
lapangan dimaksudkan untuk memperoleh data primer dengan mewawancarai
responden dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa bentuk wanprestasi dalam
perjanjian pembiayaan asset kepemilikan rumah dengan akad musyarakah
mutanaqishah di bank syariah indonesia adalah melaksanakan apa yang
diperjanjikan tetapi tidak sesuai dengan apa yang diperjanjikan dan melakukan
apa yang diperjanjikan tetapi terlambat, Faktor penyebab nasabah wanprestasi
terjadi karena kondisi ekonomi nasabah yang mengalami penurunan, pengawasan
bank setelah pembiayaan diberikan tidak memadai, Upaya yang ditempuh bank
dalam penyelesaian wanprestasi dengan cara pemberitahuan untuk mengingatkan
nasabah membayar angsurannya, penyelamatan pembiayaan oleh pihak bank yang
dicantumkan dalam akad.
Diharapkan pelaksanaan pembiayaan dilakukan dengan waktu yang
semaksimal mungkin sehingga penyelesaian pembiayaan tidak terjadi kendala
serta dapat menetapkan hak bank dan kewajiban kepada nasabah lebih terperinci.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. :Trio Yusandy, S.H., M.Kn |
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository . |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 06:59 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 03:54 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/900 |
