Cerai Gugat Terhadap Suami Pengguna Narkoba Dan Melakukan Tindakan Kriminal (Analisis Putusan Nomor14/Pdt.G/2024/Ms.Bna)

Zidatul Nafis, 2101110076 (2025) Cerai Gugat Terhadap Suami Pengguna Narkoba Dan Melakukan Tindakan Kriminal (Analisis Putusan Nomor14/Pdt.G/2024/Ms.Bna). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI PDF.pdf] Text
SKRIPSI PDF.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)

Abstract

ang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan atas Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan terdapat alasan-alasan perceraian dalam
perkawinan, salah satu yang menjadi dasar diperbolehkannya perceraian adalah
salah satu pihak berbuat zina atau pemabuk, pemadat dan lain sebagainya yang
sukar disembuhkan. Namun alasan pengguna narkoba tidak dijelaskan dalam
alasan-alasan tersebut
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan pertimbangan hakim
Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dalam memutus perkara cerai gugat terhadap
suami pengguna narkoba dan melakukan tindakan kriminal mencuri. Untuk
menjelaskan tinjauan hukum Islam terhadap cerai gugat suami pengguna narkoba
dan melakukan tindakan kriminal mencuri.
Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode yuridis empiris
yang merupakan penelitian hukum yang berupaya untuk melihat hukum dalam arti
nyata atau dapat dikatakan melihat, meneliti bagaimana bekerjanya hukum
dimasyarakat. Penelitian yang digunakan yaitu studi keperpustakaan (library
reseach) dengan mencari informasi, serta dengan mewawancarai Responden dan
informan yang menjelaskan pokok permasalahan dalam penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan Pertimbangan Hakim Mahkamah Syari’ah
Banda Aceh dalam memutus perkara cerai gugat terhadap suami pengguna narkoba
dan melakukan tindakan kriminal mencuri, jika ditinjau dari pihak istri yang
mengajukan gugat cerai terhadap suaminya yang seorang pengguna narkoba dan
melakukan Tindakan kriminal mencuri dikarenakan banyaknya kemudharatan dari
pada kemaslahatannya dalam berumah tangga, maka keputusan hakim dalam
menerima permintaan gugat cerai tersebut sudah sangat tepat dengan adanya saksi
dan bukti yang diberikan dalam persidangan. Tinjauan hukum Islam terhadap cerai
gugat suami pengguna narkoba dan melakukan tindakan kriminal mencuri, seorang
istri diberikan hak untuk meminta cerai jika suaminya melakukan tindakan yang
dianggap sebagai nusyuz atau melanggar norma-norma agama dan moralitas.
tindakan ini bertentangan dengan prinsip syariat yang mengutamakan kejujuran,
kebersihan jiwa, dan keadilan. Seorang suami tidak lagi bisa menjalankan
kewajibannya, baik dalam hal nafkah, dan menjaga kehormatan, hal tersebut
menjadi alasan yang kuat bagi istri untuk menggugat cerai
Hakim perlu mempertimbangkan dampak dari penggunaan narkoba dan
tindakan kriminal suami terhadap kestabilan rumah tangga, terutama keamanan
fisik, mental, dan ekonomi istri serta anak. Perbuatan suami yang melanggar hukum
ini dapat dikategorikan sebagai kelalaian terhadap kewajiban pernikahan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. M. Thaib Zakaria, S.H., M.Н
Uncontrolled Keywords: Gugat Cerai, Narkoba, Tindak Kriminal
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository .
Date Deposited: 02 Jun 2026 03:44
Last Modified: 02 Jun 2026 03:44
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/885

Actions (login required)

View Item
View Item