Muhammad Andri Chumaidi, 1501110212 (2021) Tindak Pidana Penadahan Perhiasan Emas Dan Permata (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNGAN.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
Abstract
Pasal 480 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menyebutkan bahwa barangsiapa membeli, menyewa, menukar, menerima gadai, menerima hadiah, atu menarik keuntungan, menjual, menyewakan, menukarkan, menggadikan, mengangkut, menyimpan atau menyembunyikan sesuatu benda, yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan penadahan. Akan tetapi masih terdapat kasus tindak pidana penadahan khususnya terhadap penadahan perhiasan emas dan permata.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan penyebab terjadinya tindak pidana penadahan emas dan permata, untuk menjelaskan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi relatif ringan, dan untuk menjelaskan hambatan penanggulangan penadahan perhiasan emas dan permata. Untuk memperoleh data dalam
penelitian ini dilakukan melalui metode pendekatan yaitu penelitian kepustakaan (libtary research) dan penelitian lapangan (field research). Penelitian kepustakaan dengan membaca buku buku, serta peraturan perundang-undangan. Penelitian lapangan dilakukan di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh dengan mewawancarai para responden dan informan yang mengetahui pokok permasalahan dalam penelitian ini, kemudian data tersebut dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penadahan emas dan permata adalah ketidak hati hatian pemilik toko perhiasan, faktor ekonomi. Hambatan penanggulangan tindak pidana penadahan emas dan permata yaitu vonis yang terlalu ringan, kurangnya kewaspadaan dan kehati hatian masyarakat. Upaya yang dilakukan dalam penanggulangan dalam penangguangan tindak pidana penadahan perhiasan emas permata adalah upaya represif dan preventif berupa pengamanan terpadu, patrol kepolisian, memasang spanduk untuk masayarakat agar hati hati di daerah rawan kejahatan, bertujuan agar tercipta rasa aman bagi masyarakat.
Disarankan agar seharusnya polisi berperan aktif dalam memberantas tindak pidana penadahan, sehingga tindak pidana penadahan dapat berkurang dan masyarakat merasa aman. Sanksi yang diterima oleh pelaku tindak pidana penadahan harus dapat menimbulkan rasa jera, sehingga sedikit mungkin untuk mereka akan mengulangi perbiatannya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Ida Keumala Jeumpa, SH., MH |
| Uncontrolled Keywords: | pidana penadahan emas dan permata |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 21 May 2026 08:01 |
| Last Modified: | 21 May 2026 08:01 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/857 |
