Maulana Mubaraq, 1801110197 (2022) Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Jual Beli Kopi Gayo (Suatu Penelitian Di Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNG.pdf
Download (2MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
Abstract
Pasal 1513 KUHPerdata disebutkan bahwa kewajiban utama
pembeli ialah membayar harga barang, pada waktu dan ditempat yang
ditetapkan dalam perjanjian, namun dalam prakteknya perjanjian jual
beli kopi antara glipi cultur dan cf kopi tidak terlaksana sebagaimana
mestinya. Pihak cf kopi selaku pembeli terlambat membayar harga
kopi dan glipi cultur selaku penjual terlambat mengirim barang.
Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan
perjanjian jual beli kopi antara pedagang kopi glipi culture dan cf kopi,
untuk menyelesaikan bentuk bentuk wanprestasi dalam perjanjian jual
beli kopi serta penyebabnya dan untuk menjelaskan upaya penjual dan
pembeli dalam penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian jual beli
kopi.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian yuridis empiris
yaitu studi kepustakaan(library research) untuk memperoleh data
sekunder yaitu dengan cara mempelajari literatur atau buku buku teori
dan perundang undangan yang berhubungan dengan kasus kasus yang
ada dan penelitian lapangan(field research) untuk memperoleh data
primer dengan mewawancarai responden dan informan untuk
mengumpulkan data karena setiap permasalahan berkenaan langsung
dengan penelitian sehingga dapat dituangkan dalam hasil wawancara
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dalam pelaksanaan
jual beli kopi antara glipi kultur di Takengon dan cf kopi di Yogyakarta
tidak terlaksana sebagaimana yang diperjanjikan, karena pihak pembeli
melakukan wanprestasi. Wanprestasi yang dilakukan pembeli adalah
terlambat dalam membayar harga kopi yang mengakibatkan
terlambatnya barang untuk dikirim. pembayaran harga kopi ini
berdasarkan ketetapan harga pasar internasional atau bursa komuditi.
Pembayaran ini menimbulkan resiko bagi para pihak diantara nya
akibat keterlambatan membayar harga kopi, dan pada saat pembayaran
nilai kurs menurun dan merugikan pihak penjual. Upaya yang
ditempuh para pihak dalam penyelesaian sengketa yaitu menggunakan
alternatif penyelesaian sengketa dalam bentuk negoisasi.
Disarankan kepada pihak dalam perjanjian di atur dengan lebih
komprehensif, saling menegoisasikan isi perjanjian sehingga terhindar
dari wanprestasi serta melengkapi suatu kewajiban yang belum
lengkap.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbibg: 1.H.M. Hanafiah Muddin, S.H.,M.Hum |
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi, Perjanjian, Jual Beli, Kopi |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 21 May 2026 03:22 |
| Last Modified: | 21 May 2026 03:22 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/816 |
