Wanprestasi Dalam Kontrak Surat Penawaran Jasa Keagenan Kapal (Studi Kasus Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor 65/Pdt.G/2022/PN Bna)

Ilham Wahyudi, 2101110100 (2025) Wanprestasi Dalam Kontrak Surat Penawaran Jasa Keagenan Kapal (Studi Kasus Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor 65/Pdt.G/2022/PN Bna). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI ILHAM WAHYUDI.pdf] Text
SKRIPSI ILHAM WAHYUDI.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88kB)

Abstract

Pasal 1339 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata menyebutkan
persetujuan tidak hanya mengikat apa yang dengan tegas ditentukan di dalamnya,
melainkan juga segala sesuatu yang menurut sifatnya persetujuan dituntut
berdasarkan keadilan, kebiasaan, atau undang-undang. Namun pada
kenyataannya wanprestasi dalam kontrak surat penawaran jasa keagenan kapal
berdasarkan putusan nomor 65/Pdt.G/2022/PN Bna tidak berjalan dengan
semestinya.
Tujuan penelitian studi kasus ini untuk menjelaskan pertimbangan
hakim dalam memutus perkara wanprestasi dalam kontrak penawaran jasa
keagenan kapal dalam putusan nomor 65/Pdt.G/2022/PN Bna, untuk menjelaskan
putusan pengadilan negeri Banda Aceh nomor 65/Pdt.G/2022/PN Bna telah sesuai
dengan aturan hukum perjanjian.
Metode Penelitian ini merupakan penelitian normatif yaitu penelitian
yang mengkaji bahan hukum seperti putusan hakim. Data dalam penelitian studi
kasus ini diperoleh dari penelitian kepustakaan. Penelitian kepustakaan dilakukan
dengan cara membaca buku-buku, teks dan perundang-undangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam
memutus perkara wanprestasi dalam kontrak penawaran jasa keagenan kapal
dalam putusan nomor 65/Pdt.G/2022/PN Bna yaitu berdasarkan bukti-bukti yang
diajukan oleh Penggugat dan ketentuan hukum yang mencakup saran untuk
mencapai keadilan dimana tujuan hukum tersebut adalah keadilan dan asas
hukum, Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh nomor 65/Pdt.G/2022/PN Bna
telah sesuai dengan aturan hukum perjanjian karena Majelis Hakim menilai
Tergugat telah lalai dalam melaksanakan kewajibannya kepada Penggugat dan
Majelis Hakim mengatakan bahwa Tergugat telah melanggar point-point yang
tercantum didalam perjanjian kedua belah pihak sehingga Tergugat dinyatakan
Wanprestasi. Namun Pengadilan Negeri tidak mengabulkan gugatan non materil
yang seharusnya dikabulkan dengan alasan Penggugat tidak dapat membuktikan
tentang adanya kerugian non materil tersebut.
Disarankan kepada para pihak untuk dapat memperjelas hak dan
kewajiban masing-masing pihak secara terperinci dan dapat dijelaskan secara
detail sebelum perjanjian dilaksanakan agar tidak terjadinya kerugian yang
dialami, kepada Para Pihak yang kalah beritikad baik untuk melaksanakan putusan
hakim secara sukarela.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Irfan Iryadi, S.H., M.Kn
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository .
Date Deposited: 20 May 2026 06:28
Last Modified: 20 May 2026 06:28
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/773

Actions (login required)

View Item
View Item