M. Rafli Akbar, 1701110128 (2022) Studi Kasus Terhadap Putusan Nomor 408/Pid.Sus/2021/Pn Banda Aceh Tentang Tindak Pidana Pelayaran Tanpa Izin (Suatu Penelitian Di Wilayah Pengadilan Negeri banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (904kB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
Abstract
Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh nomor 408/Pid.Sus/2021/PN Bna terdakwa Agam Setiawan Bin Sofyan Anzib terbukti bersalah telah melakukan pelayaran tanpa izin dan terkena Pasal 323 ayat(1), Pasal 303 ayat(1) dan pasal 306 Undang – Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Agam Setiawan Bin Sofyan Anzib dengan pidana penjara selama 9 ( sembilan ) bulan dan denda sebesar RP.2.000.000 ( dua juta rupiah ). Namun putusan yang diberikan hakim dalam putusan ini tidak ada nya suatu rasa keadilan bagi terdakwa yang mana konsep restorative justice dapat di terapkan
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pertimbangan atau alasan hakim dalam memutuskan pidana pada tindak pidana pelayaran tanpa izin,dan melihat apakah putusan tersebut sudah mencerminkan nilai keadilanmpada putusan nomor 408/pid.sus/2021/ Pengadilan Negeri Banda Aceh.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum yang bersifat yuridis normatif, dengan pendekatan studi kasus terhadap putusan pengadilan dengan membaca, mengutip, menelaah perundangundangan yang berkaitan dengan objek penelitian
Hasil penelitian ini menunjukan Hakim dalam perkara ini tidak memperhatikan rasa keadilan sosial dan kemanusian yang di lakukukan oleh terdakwa.terdakwa melakukan hal tersebut karna dengan rasa sosial terhadap sesama manusia dan murni dari empati nya sendiri mengantarkan penumpang nya yang hendak berlibur ke pulau sabang. Restorative justice dalam hal ini dapat dilakukan dengan menempuh jalur perdamaian dan tidak seharusnya menyeretakkan pemidaan, Penjatuhan pidana bukan semata-mata sebagai pembalasan dendam dan terdakwa seharus nya dapat di berikan hukum kerja sosial atau pidana percobaan. Kedudukan jaksa dalam penyidikan di perkara ini seharusnya berjalan berdampingan dengan penyidik yang melakukan penyidikan Sehingga dapat menimbang suatu kelayakan dari perkara ini.
Disarankan kepada aparatur penegakan hukum khususnya hakim dalam memutuskan perkara lebih memperhatikan rasa keadilan bagi terdakwa
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Nurhafifah, S.H,. M.Hum |
| Uncontrolled Keywords: | putusan NO. 408/PID.SUS/2021/PN/Banda Aceh, Pelayaran Tanpa Izin |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 20 May 2026 04:18 |
| Last Modified: | 20 May 2026 04:18 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/759 |
