Penyelesaian Wanprestasi Dalam Pembiayaan Usaha Kecil Menengah Di Lembaga Keuangan Syariah Mahirah Muamalah Mikro Kota Banda Aceh

Dara Larasati, 1701110013 (2021) Penyelesaian Wanprestasi Dalam Pembiayaan Usaha Kecil Menengah Di Lembaga Keuangan Syariah Mahirah Muamalah Mikro Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (258kB)

Abstract

Pasal 6 Akad pembiayaan Lembaga Keuangan Syariah Mahirah Muamalah Mikro
Kota Banda menyebutkan bahwa pengembalian pinjaman harus sesuai dengan jangka
waktu dan jumlah angsuran sebagaimana yang telah ditententukan dalam perjanjian.
Namun, dalam praktiknya pembiayaan usaha kecil menengah pada lembaga keuangan
syariah Mahirah Muamalah Mikro Banda Aceh nasabah debitur justru tidak melakukan
pembayaran pembiayan sesuai dengan jangka waktu dan jumlah angsuran yang telah
ditentukan dalam akad pembiayaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk wanprestasi pada akad
pembiayaan pada keuangan syariah Mahirah Muamalah Mikro Banda Aceh, faktor
terjadinya wanprestasi keuangan syariah Mahirah Muamalah Mikro Banda Aceh dan upaya
penyelesaian wanprestasi pada pembiayaan usaha kecil menegah di Lembaga Keuangan
Syariah Mahirah Muamalah Mikro Kota Banda Aceh.
Data dalam penelitian ini diperoleh melalui metode yuridis empiris dan normartif.
Dalam hal ini karena penelitian dilakukan dengan cara melakukan pengamatan dan
wawancara terhadap responden dan informan yang telah ditetapkan dalam penelitian serta
juga melakukan metode kepustakaan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan dan
buku teks, serta bahan lain yang berkaitan dengan penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk wanprestasi yang
timbul dalam pembiayaan usaha kecil menengah pada lembaga keuangan syariah mikro
mahirah muamalah Kota Banda Aceh tidak melunasi pinjamannya sesuai dengan jangka
waktu yang telah diperjanjikan, adanya nasabah dengan sengaja tidak membayar
kewajiban sehingga kredit yang di berikan macet. Faktor–faktor penyebab wanprestasi
yang terjadi diantaranya kreditur maupun debitur tidak atau lalai melaksanakan perjanjian
yang telah disepakati, kurangnya manajemen keuangan, berkurang/hilangnya penghasilan
nasabah. Upaya penyelesaian wanprestasi dilakukan dengan cara penagihan secara terus
menerus/rutin dan memperketat analisis kredit.
Disarankan kepada pihak Lembaga Keuangan Syariah Mahirah Kota Banda Aceh
untuk mengkaji ulang dan lebih teliti dalam pemberian kredit. Disarankan kepada pihak
debitur agar dapat melaksanakan pemenuhan perjanjian kredit usaha rakyat secara tepat
waktu sesuai atas kesepakatan, sehingga pelaksanaan perjanjian tersebut dapat berjalan
dengan lancar sebagaimana mestinya. Disarankan kepada Dinas Koperasi, UKM dan
Perdagangan Kota Banda Aceh untuk lebih aktif dalam melakukan pembinaan dan
pelatihan kepada pelaku usaha.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Trio Yusandy, S.H.,M.Kn
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository .
Date Deposited: 20 May 2026 04:08
Last Modified: 20 May 2026 04:08
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/755

Actions (login required)

View Item
View Item