Reza Temasmiko, 2001110046 (2024) Fungsi Reserse Narkoba Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Dikalangan Remaja Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
Abstract
Pasal 47 ayat (3) butir d Peraturan Kepala Polisi Negara Indonesia Nomor 23 Tahun 2010 tentang Susunan Oragnisasi dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Resort dan Kepolisian Sektor menyebutkan, Menganalisis kasus beserta penangananya dan serta mengkaji efektifitas pelaksanaan tugas Satuan Reserse Narkoba. Tetapi dalam kenyataannya Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika dikalangan remaja masih sering terjadi di kota Banda Aceh. Hal ini menunjukan bahwa masih kurang optimalnya fungsi Reserse Narkoba dalam penanggulangan Tindak Pidanan penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu perlu langkah lebih lanjut terhadap mekanisme aturan dan implementasi dilapangan.
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan faktor penyebab fungsi Reserse Narkoba masih kurang optimal terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja kota Banda Aceh, menjelaskan hambatan yang dihadapi Reserse Nakoba dalam pelaksanaan fungsi terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja kota Banda Aceh, dan menjelaskan upaya penanggulangan terhadap fungsi Reserse Nakoba di kota Banda Aceh.
Dalam penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris. Penelitian yuridis empiris merupakan jenis penelitian yang dilakukan dengan meneliti, serta mengumpulkan data primer yang telah di dapat kemudian dipadukan dengan data sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Penyebab fungsi Reserse Narkoba masih kurang optimal terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja kota Banda Aceh yaitu Kurangnya Informan dilapangan, Sarana dan Prasarana yang belum memadai, serta rendahnya SDM apparat Reserse Narkoba. Hambatan Reserse Nakoba dalam pelaksanaan fungsi terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja kota Banda Aceh yaitu secara internal bocornya informasi serta besarnya biaya yang timbul akibat pemberantasan dan secara eksternal adanya modus operandi baru serta tidak adanya kerjasama dari pihak masyarakat pada saat penangkapan tersangka. Upaya penanggulangan terhadap fungsi Reserse Nakoba di kota Banda Aceh yaitu antara lain dengan acara, meningkatkan SDM aparat Resese Narkoba melengkapi sarana dan prasarana satuan Reserse Narkoba.
Disarankan, Reserse Narkoba dapat menjalankan tugas dan fungsinya, dengan didukung SDM yang handal sesuai dengan bidangnya. Perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak takut menjadi informan. Reserse Narkoba Polda Aceh lebih proaktif untuk memberi bukti-bukti dari pendekatan terhadap saksisaksi dan keluarga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: T. Moefizar, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Reserse narkoba, pidana penyalahgunaan narkotika |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 20 May 2026 04:05 |
| Last Modified: | 20 May 2026 04:05 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/752 |
