Force Majeure Oleh Lesse Terhadap Lessor Dalam Perjanjian Leasing Akibat Pandemi Covid-19 (Suatu Penelitian di PT. Mega Auto Central Finance Banda Aceh)

Mhd Khaifal AL-Khudri, 1701110088 (2021) Force Majeure Oleh Lesse Terhadap Lessor Dalam Perjanjian Leasing Akibat Pandemi Covid-19 (Suatu Penelitian di PT. Mega Auto Central Finance Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKIRPSI LENGKAP.pdf] Text
SKIRPSI LENGKAP.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)

Abstract

Pasal 1245 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata menentukan bahwa
keadaan memaksa (force majeure) merupakan keadaan debitur tidak dapat
melaksanakan kewajiban atau prestasi di luar kesalahan debitur yang melepaskan
seseorang untuk memberi ganti rugi, biaya dan bunga, dan/atau dari tanggung
jawab untuk memenuhi kewajibannya tersebut. Pada kenyataannya di PT Mega
Central Auto Finance Banda Aceh banyak lessee yang wanprestasi dan tidak
mampu melaksanakan perjanjian.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tanggung jawab lessee dalam
perjanjian leasing akibat pandemi Covid- 19, akibat-akibat yang muncul dalam
perjanjian leasing akibat pandemi Covid- 19 serta upaya penyelesaian sengketa
force majeure dalam perjanjian leasing yang terjadi disebabkan oleh pandemi
Covid-19.
Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis empiris.
yang dilakukan dengan mewawancarai responden dan informan serta penelitian
kepustakaan dengan cara mempelajari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
(KUHPerdata),Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD),serta Peraturan
OJK No.11/POJK.03/2020 tentang Restrukturisasi serta buku-buku teks, makalah
dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan masalah yang dibahas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanggung Jawab Lessee dalam
perjanjian leasing adalah dengan tetap menyelesaikan perjanjian dengan
pengajuan keringanan adanya keadaan memaksa. Adapun Akibat hukum yang
ditimbulkan dalam perjanjian leasing adalah adanya suatu overmacht yang
melepaskan seseorang untuk memberi ganti rugi, biaya dan bunga, dan/atau dari
tanggung jawab untuk memenuhi kewajibannya tersebut. Penyelesaian sengketa
dalam perjanjian leasing akibat COVID-19 adanya relaksasi dengan program
restrukturisasi melalui proses dan kebijakan restrukturisasi Pembiayaan dari pihak
pemilik dana yang ditandatangani oleh pejabat berwenang sebagaimana yang
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.11/POJK.03/2020 tentang
Restrukturisasi Kredit.
Disarankan kepada lessee agar dapat mengetahui kemampuannya dalam
melaksanakan kredit mobil pada suatu perusahaan leasing. Disarankan kepada
lessor agar lebih memilih lessee yang patut diberikan relaksasi. Disarankan
kepada Lessor untuk tetap memantau dan mengingatkan lessee untuk melakukan
pemenuhan prestasi perjanjian leasing untuk menimalisir adanya masalah
pembayaran lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Trio Yusandy, S.H. M.Kn
Uncontrolled Keywords: Pandemi Covid-19, Perjanjian Leasing
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository .
Date Deposited: 20 May 2026 03:50
Last Modified: 20 May 2026 03:50
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/745

Actions (login required)

View Item
View Item