Syarifah Riska, 1601110101 (2023) Penerapan Uqubat Terhadap Pelaku Jarimah Pemerkosaan Terhadap Anak (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Kasus jarimah pemerkosaan terhadap anak merupakan suatu kejahatan yang
keji dalam masyarakat Kota Banda Aceh. Dalam melancarkan aksinya, pelaku
pemerkosaan menggunakan berbagai cara seperti merayu, memberi iming-iming
hingga memaksa serta menggunakan kekerasan. Sebagai kota yang menjalankan
syariat Islam sebagai suatu sistem hukum yang berlaku, sanksi kepada para pelaku
jarimah pemerkosaan terhadap anak menggunakan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun
2014 tentang Hukum Jinayat Pasal 50. Namun dalam pelaksanaannya, Mahkamah
Syar’iyah dapat memberi hukuman yang beragam, apakah itu cambuk, penjara
maupun sanksi lainnya.
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan penerapan sanksi terhadap pelaku
jarimah pemerkosaan terhadap anak, untuk menjelaskan hambatan dalam proses
pemidanaan pelaku jarimah pemerkosaan terhadap anak dan untuk menjelaskan
apa saja upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan proses
pemidanaan pelaku jarimah pemerkosaan anak.
Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum dengan
pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan menggunakan data primer dan data
sekunder. Data primer merupakan data yang dikumpulkan secara langsung dari
informan yang telah ditentukan melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan
data sekunder merupakan data yang diperoleh dari buku-buku, literatur atau artikel
yang berhubungan dengan penelitian yang akan dilakukan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui hukuman atau sanksi bagi pelaku
jarimah pemerkosaan terhadap anak di Kota Banda Aceh yaitu hukuman penjara
minimal 150 bulan penjara hingga 200 bulan penjara, tidak terdapat hambatan
dalam proses pemidanaan atau penetapan sanksi hukum bagi pelaku jarimah
pemerkosaan, hal ini juga dikarenakan kasus pemerkosaan tidak memerlukan saksi,
hanya membutuhkan pengakuan oleh korban atau anak serta keluarga korban,
dalam strategi menghadapi hambatan, dari Mahkamah Syar’iyah tidak memiliki
hambatan dan juga strategi penyelesaiannya. Adapun upaya yang dapat dilakukan
dalam mencegah terjadinya pemerkosaan terhadap anak yaitu dengan memberikan
perlindungan kepada anak khususnya dari keluarga.
Disarankan kepada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh agar dapat mengadili
pelaku jarimah pemerkosaan terhadap anak dengan seadil-adilnya dan kepada
DP3A untuk terus memberikan layanan perlindungan dan keamanan bagi anak
korban pemerkosaan serta Kepada peneliti selanjutnya agar dapat mengkaji secara
spesifik terjadinya jarimah pemerkosaan terhadap anak di Kota Banda Aceh.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1.Riza Chatias Pratama,S.H.,LLM. |
| Uncontrolled Keywords: | Uqubat, pelaku , pemerkosaan, anak |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 11 May 2026 04:49 |
| Last Modified: | 11 May 2026 04:49 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/567 |
