Hubungan Hardiness Dan Resiliensi Dengan Mental Disorders Pada Warga Binaan Perempuan Di Lapas Kelas Iib Sigli Kabupaten Pidie

Azqia, 2207210029 (2024) Hubungan Hardiness Dan Resiliensi Dengan Mental Disorders Pada Warga Binaan Perempuan Di Lapas Kelas Iib Sigli Kabupaten Pidie. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of TESIS AZQIA.pdf] Text
TESIS AZQIA.pdf

Download (18MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB)

Abstract

Gangguan kesehatan mental menjadi perhatian besar, terutama di kalangan
warga binaan, karena tekanan yang mereka alami dapat memicu tindakan
berbahaya seperti kerusuhan atau bahkan bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara hardiness dan resiliensi dengan gangguan mental
pada warga binaan perempuan di Lapas kelas IIB Sigli, Kabupaten Pidie.
Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain cross-sectional.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh warga binaan perempuan di Lapas kelas IIB Sigli
Kabupaten Pidie. Penghitungan sampel menggunakan rumus Slovin dan diambil
dengan tehnik accidental sampling sebanyak 60 responden. Analisis data
menggunakan uji regresi logistik melalui STATA 17.0.
Hasil penelitian bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan
antara faktor lama hukuman dengan kecemasan nilai p=0,038 dan OR=7,66, di
mana warga binaan yang menjalani hukuman lebih dari 5 tahun memiliki risiko
kecemasan yang lebih tinggi. Di sisi lain, tidak ditemukan hubungan yang signifikan
antara hardiness dengan depresi (p=0,087, OR=0,37), kecemasan (p=0,352,
OR=2,42), atau stres (p=0,086, OR=0,30). Jenis kasus juga tidak menunjukkan
hubungan yang signifikan dengan depresi (p=0,575, OR=0,60), kecemasan (p=0,552,
OR=2,04), atau stres (p<0,145, OR=Omitted). Faktor umur dan status perkawinan
juga tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan gangguan mental yang diteliti.
Kesimpulan temuan ini menyoroti pentingnya memberikan dukungan
psikologis tambahan, terutama bagi mereka yang menjalani hukuman jangka
panjang, dan menunjukkan perlunya program rehabilitasi yang lebih terfokus pada
kesehatan mental dalam lingkungan penjara. Saran kepada pihak Lapas agar
program dukungan psikologis dan konseling harus diperkuat untuk membantu
mengurangi kecemasan yang mungkin timbul akibat durasi hukuman yang panjang.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: 1.Meutia Zahara, M.Sc, Ph.D 2.Dr. Basri Aramico. lb., SKM., MPH
Uncontrolled Keywords: Mental Disorders, Hardiness, Resiliansi, Counfonding
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan
Divisions: PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 11 May 2026 04:14
Last Modified: 11 May 2026 04:14
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/557

Actions (login required)

View Item
View Item