Determinan Sectio Caesaria Di Rsud Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya

Cut Yuliza Sutifa, 2207210002 (2025) Determinan Sectio Caesaria Di Rsud Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of TESIS CUT YULIZA.pdf] Text
TESIS CUT YULIZA.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of Form_A_dan_Form_B.pdf] Text
Form_A_dan_Form_B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (174kB)

Abstract

Angka kematian ibu, bayi, dan balita masih menjadi masalah kesehatan
masyarakat yang serius di Indonesia. Salah satu upaya penurunan angka tersebut
adalah dengan memastikan pelayanan persalinan yang aman, baik secara normal
(pervaginam) maupun melalui sectio caesarea (SC). Meskipun persalinan normal lebih
diutamakan, tren SC terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir. RSUD Sultan
Iskandar Muda, sebagai rumah sakit tipe C di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mencatat
peningkatan kasus persalinan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis determinan yang memengaruhi tindakan sectio caesarea di rumah sakit
tersebut.
Penelitian ini menggunakan mix method kualitatif dan kuantitatif dengan design
explanatory sequential design. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain
crossectional, dilakukan dengan cara menggunakan data rekam medis pasien,
populasi adalah seluruh data ibu yang melahirkan dengan SC di RSUD Sultan
Iskandar Muda waktu yang diambil dalam kurun waktu 3 bulan yaitu bulan Oktober –
Desember 2024 sebanyak 324 ibu melahirkan dengan SC. Cara pengambilan sampel
menggunakan total populasi dengan jumlah sampel sebanyak 324 responden, uji yang
digunakan menggunakan regressi logistik dengan aplikasi stata 15. Sedangkan
penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dilakukan dengan cara
wawancara menggunakan pedoman wawancara, Cara pengambilan informan
menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 7 informan.
Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan terdapat hubungan paling dominan
sectio caesaria adalah partus lama (OR: 701,40; 95%CI: 98,02-5019,20; p value:
0,0001), terjadi preeklamsia berat (OR=446,33; 95%CI=21,62-9214,06; p=0,0001)
dan kelahiran aterm (OR=35,76; 95%CI=0,29-4446,35; p=0,146) di RSUD Sultan
Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya. Hasil penelitian kualitatif menunjukkan bahwa
faktor non-medis yang berperan dalam sectio caesaria adalah ketakutan terhadap rasa
sakit dan komplikasi saat persalinan normal.
Partus lama merupakan faktor yang paling dominan dengan sectio caesaria.
Untuk itu petugas kesehatan di Puskesmas harus mampu memberikan dukungan
positif dalam bentuk afirmasi positif kepada ibu hamil, seperti latihan nafas dalam dan
relaksasi untuk mengurangi nyeri. memperkuat program edukasi dan pemeriksaan
kehamilan rutin di fasilitas pelayanan kesehatan primer guna mendeteksi faktor risiko
sejak dini dan mencegah komplikasi persalinan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: 1.Dr. Maidar, M. Kes 2.dr. Nurjannah, off MPH, PhD, Sp.KKLP
Uncontrolled Keywords: sectio caesaria, partus lama, preeklamsia berat, berat janin, pervaginam.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan
Divisions: PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 08 May 2026 03:47
Last Modified: 08 May 2026 03:47
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/541

Actions (login required)

View Item
View Item