Mailiana, 2207210024 (2025) Prevalensi Determinan Oligohidramnion Pada Ibu Hamil Di Rsud Teuku Umar Kabupaten Aceh Jaya. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNGAN.pdf
Download (10MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (553kB)
Abstract
Oligohydramnion merupakan suatu kondisi abnormalitas volume cairan ketuban
dengan gejala volume cairan amnion dibawah normal (<500 mL) atau Amniotic Fluid Index
yang lebih kurang 5 cm pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Oligohidramnion
dilaporkan terjadi sekitar 0,5–5,5% dari seluruh kehamilan di seluruh dunia, sedangkan
prevalensi oligohidramnion di Indonesia mencapai 3,9–4,5% dari seluruh persalinan.
Berdasarkan data rawat inap Obgyn menujukan peningkatan kasus sebanyak 360 kasus
ditahun 2023 menjadi 368 kasus ditahun 2024 mengalami oligohidramnion yang bertujuan
mengindentifikasi dan menganalisa prevalensi determinan Oligohidramnion pada Ibu Hamil
Di RSUD Teuku Umar Kabupaten Aceh Jaya
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observational analitik menggunakan desain
cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner
pada 97 sampel diambil menggunakan teknik random sampling dari 168 populasi. Analisa
data menggunakan uji regresi logistic
Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang signifikan antara variabel usia
responden (0,040), paritas (0,050), usia kehamilan (0,030), riwayat penyakit (0,001), dan
frekuensi ANC (0,080) dengan variabel kejadian oligohidramnion. Sedangkan variabel
konsumsi air minum (0,240), tingkat kecemasan (0,980,220), literasi kesehatan (0,553),
tingkat pendidikan (0,560,0531), tingkat pendapatan (0,540), jenis pekerjaan (0,214) dan
dukungan keluarga (0,250), tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan variabel
kejadian oligohidramnion. Prevalensi determinan oligohidramnion tertinggi adalah riwayat
penyakit, usia, usia kehamilan dan frekuensi ANC. Variabel riwayat penyakit merupakan
faktor dominan yang memengaruhi kejadian oligohidramnion (OR;28,4 95%CI: 3.16-248.9)
Diharapkan Puskesmas lebih meningkat edukasi tentang tanda- tanda
oligohidramnion, memaksimalkan screening pada ibu dengan riwayat penyakit,
memfokuskan screening antenantal pada usia kehamilan lanjut dan melakukan
rujukan tepat waktu kefasilitas lanjutan, pada ibu hamil menjelang usia kehamilan
>37 minggu hendaknya rutin melakukan pemantauan tingkat volume cairan
ketuban, mengurangi aktivitas fisik yang berat serta mengkonsumsi cairan yang
lebih maksimal dan penelitian selanjutnya disarankan memasukkan variabel
tambahan seperti BMI, status gizi ibu, dan akses ke layanan kesehatan untuk
memperkuat prediksi model
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1.Fahmi Ichwansyah, S.Kp, MPH, Ph.D 2.dr. Nurjannah, off MPH, PhD, Sp.KKLP |
| Uncontrolled Keywords: | Prevalensi, Determinan, Oligohidramnion, dan Ibu Hamil |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan |
| Divisions: | PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 08 May 2026 03:28 |
| Last Modified: | 08 May 2026 03:28 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/538 |
