Maifrizal, 2007210008 (2022) Analisis Faktor Risiko Terjadinya Filariasis Di Kabupaten Pidie. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
TESIS.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (419kB)
Abstract
Kabupaten Pidie merupakan salah satu kabupaten yang memiliki jumlah
kasus filariasis kedua terbanyak setelah Kabupaten Aceh Utara Pada tahun 2020.
Beberapa faktor risiko menimbulkan kejadian filariasis, di antaranya keberadaan
genangan air disekitar rumah yang dapat dijadikan tempat untuk
perkembangbiakan dan tempat istirahat nyamuk sehingga kepadatan nyamuk
dapat meningkat, jenis pekerjaan, kebiasaan keluar rumah, peran petugas
kesehatan dalam penanggulangan filariasis, keberadaan hewan disekitar rumah
seperti kucing, kera ekor panjang dan anjing yang dapat menyebabkan penularan
filariasis serta pengetahuan masyarakat itu sendiri dalam penanggulangan
kejadian filariasis, sehingga peneliti bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor
resiko terjadinya kejadian filariasis di Kabupaten Pidie.
Desain penelitian ini kuantitatif menggunakan studi case control (kasus
control). Populasi dalam penelitian ini seluruh penderita filariasis. Sampel dalam
penelitian ini adalah semua penderita filariasis sebanyak 63 orang sedangkan
untuk control sebanyak 63 orang deng jumlah total sampel sebanyak 126 orang.
Hasil penelitian menunjukkan faktor yang memiliki hubungan signifikan
dengan kejadian filariasis (penyakit kaki gajah) di Kabupaten Pidie, yaitu
Pendidikan (OR=3,86, p<0,05) peran petugas kesehatan (OR=2,29, p<0,05) dan
pengetahuan (OR=0,043, p<0,05), keberadaan hewan disekitar rumah (OR=8,5,
p<0,05), disisilain tidak ada hubungan antara kejadian filariasis dengan jenis
kelamin (OR=1,384, p>0,05), jenis pekerjaan (OR=1,30, p>0,05), keberadaan
genangan air (OR=1,05, p>0,05), kebiasaan keluar rumah (OR=1,4, p>0,05) dengan
kejadian filariasis (penyakit kaki gajah) di Kabupaten Pidie tahun 2022.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis diatas maka di wilayah banyak
kasus filariasis diharapkan petugas Kesehatan dapat melakukan penyuluhan
secara teratur tentang filariasis. Hal ini guna meningkatkan pengetahuan
masyarakat tentang faktor yang dapat berisiko tertular filariasis. Mengoptimalkan
sumber informasi yang digemari masyarakat untuk mendapatkan informasi
kesehatan sesuai dengan sosial budaya seperti bahasa, media dan cara
penggunaannya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1.drh. Teuku Reza Ferasyi, M.Sc., Ph.D 2.Fahmi Ichwansyah,S.Kp, MPH, PhD |
| Uncontrolled Keywords: | Risiko, Filariasis, Pidie |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi |
| Divisions: | PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 07 May 2026 04:52 |
| Last Modified: | 07 May 2026 04:52 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/532 |
