Tingkat Hygiene Air Rumah Tangga Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita (24-59 Bulan) Di Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2019

Zakiah, 1807210036 (2021) Tingkat Hygiene Air Rumah Tangga Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita (24-59 Bulan) Di Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2019. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of TESIS.pdf] Text
TESIS.pdf

Download (8MB)
[thumbnail of FROM B.pdf] Text
FROM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (158kB)

Abstract

Kabupaten Aceh Tengah merupakan kabupaten dengan angka stunting tertinggi yang ada di
Provinsi Aceh, yaitu sebanyak 326 balita stunting. Kabupaten Aceh Tengah merupakan salah satu
prioritas intervensi stunting secara nasional. Stunting selain disebabkan karena kekurangan zat gizi
diduga banyak faktor penyebab lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hygiene
air rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita (24-59 bulan) di Kabupaten Aceh Tengah tahun
2019.
Penelitian ini bersifat observasional analitik menggunakan rancangan case control. Sampel
dalam penelitian sebanyak 54 balita (24-59 bulan) (27 case : 27 control). Analisa data dilakukan dengan
menggunakan uji regresi logistik berganda untuk mengetahui faktor yang paling dominan antara variabel
independen dengan variabel dependen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Sebtember sampai Oktober
2020 di Kabupaten Aceh Tengah. Dalam analisis bivariat data penelitian ini menggunakan uji
regresi logistik dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil uji analisis bivariat didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor air yaitu sumber
air minum (OR=1,4 95% Cl= 0,44-4,62), akses air minum (OR=1,4 95% Cl= 0,43-5,02), faktor perilaku
yaitu kepemilikan jamban (OR=1,3 95% Cl=0,46-3,92), sanitasi layak (OR=1,1 95% Cl= 0,37-3,75),
kebiasaan cuci tangan (OR=1,5 95% Cl=0,53-4,67), faktor status kesehatan yaitu penyakit infeksi
(OR=1,8 95% Cl=0,51-6,62), dan faktor status sosial ekonomi diantaranya pendidikan ibu (OR=1,3 95%
Cl=0,46-3,92), pekerjaan ibu (OR=1,3 95% Cl=0,45-4,04), pendidikan ayah (OR=1,5 95% Cl=0,53-4,67),
pekerjaan ayah (OR=2,0 95% Cl=0,51-7,89), dan pendapatan (OR=2,2 95% Cl=0,62-7,74). Hasil analisis
multivariat untuk keseluruhan variabel fakto yang paling dominan berhubungan dengan kejadian
stunting pada balita adalah pendapatan (OR=5,47; 95% CI=0,99-30,02; p-value=0,050).
Faktor air, faktor perilaku, faktor status kesehatan, dan faktor status sosial ekonomi berisiko
meningkatkan stunting pada balita. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan stunting pada
balita yaitu pendapatan. Perlu meningkatkan pemahaman ibu-ibu balita terhadap dampak stunting
dalam jangka panjang berisiko terhadap penyakit kronis, stunting jangka pendek mengganggu
perkembangan motorik dan mental membutuhkan waktu untuk pulih kembali.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: 1.Dr. Aulina Adamy, MSc 2.Faisal bin Abdurrahman, PhD 3.Dr. Radhiah Zakaria, M.Sc
Uncontrolled Keywords: Stunting, Sumber air, Kualitas Air Minum, Penyakit Infeksi, Jamban, Mencuci Tangan, Penghasilan
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi
Divisions: PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 07 May 2026 04:33
Last Modified: 07 May 2026 04:33
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/530

Actions (login required)

View Item
View Item