Determinan Kejadian Stunting Di Aceh Barat Daya

Johan, 2107210021 (2023) Determinan Kejadian Stunting Di Aceh Barat Daya. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of Tesis Final JOHAN MKM.pdf] Text
Tesis Final JOHAN MKM.pdf

Download (8MB)
[thumbnail of Form B.pdf] Text
Form B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (334kB)

Abstract

Masalah stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang
berhubungan dengan meningkatnya risiko kesakitan, kematian, dan hambatan pada
pertumbuhan baik motorik maupun mental. Namun, di Aceh Barat Daya kejadian
stunting masih tergolong dalam kategori yang sangat besar dibandingkan dengan
daerah kabupaten/kota lainnya dalam Provinsi Aceh. Kasus stunting anak di
Kabupaten Aceh Barat Daya pada tahun 2022 mencapai sebanyak 10,98%. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya stunting pada balita di
Kabupaten Aceh Barat Daya.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain case
control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Kabupaten Aceh Barat
Daya sebanyak 3.477 responden. Cara pengambilan sampel menggunakan simple
random sampling dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 90 kasus dan
90 kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan paling dominan antara
pendidikan rendah ibu (OR=6,63; 95%CI=0,89-49,38; p=0,065), umur pertama
berkeluarga berisiko (OR=6,29; 95%CI=0,78-50,92; p=0,085), kehamilan ke-2 ibu
dengan jarak kelahiran anak pertama <2 tahun (OR=16,57; 95%CI=4,19-65,60;
p=0,0001), tinggi badan ayah <162 cm (OR=5,28; 95%CI=0,67-41,66; p=0,114),
Pendidikan menengah ayah (OR=1,11; 95%CI=0,33-3,73; p=0,860), perilaku ayah
merokok (OR=0,25; 95%CI=0,05-1,33; p=0,104), kelahiran anak sulung (OR=1,37;
95%CI=0,26-7,24; p=0,710), anak yang tidak mendapatkan ASI ekslusif (OR=0,80;
95%CI=0,21-3,07; p=0,744), anak yang tidak mendapatkan imunisasi (OR=0,22;
95%CI=0,02-2,05; p=0,186), dan penggunaan obat pembasmi serangga (OR=4,76;
95%CI=1,18-19,20; p=0,028).
Kehamilan ke-2 ibu dengan jarak kelahiran anak pertama <2 tahun merupakan
faktor yang paling dominan terhadap kejadian stunting di Aceh Barat Daya. Sehingga
diharapkan bagi BKKBN, bekerjasama dengan para petugas Kesehatan sekitar, Dinas
Kesehatan, Puskesmas-Puskesmas di Aceh Barat Daya, serta para bidan desa yang
ada di Aceh Barat Daya perlu peningkatan kinerja promosi kesehatan dengan
melakukan penyuluhan-penyuluhan tentang KB sehingga dapat meningkatkan
pengetahuan masyarakat tentang pentingnya mengatur jarak kehamilan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: 1.Prof. Asnawi Abdullah, SKM, MHSM, MSC.HPP, DLSHTM, Ph.D 2.Dr. Basri Aramico, SKM, MPH.
Uncontrolled Keywords: Determinan, Stunting, Aceh Barat Daya.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi
Divisions: PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 07 May 2026 03:37
Last Modified: 07 May 2026 03:37
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/519

Actions (login required)

View Item
View Item