Syahri Rahmadhani, 2307210037 (2025) Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan Antenatal Care Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Indonesia: Data Ski Tahun 2023. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
TESIS SYAHRI RAHMADHANI.pdf
Download (3MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu indikator penting dalam menilai status kesehatan ibu dan bayi, karena bayi dengan BBLR memiliki risiko tinggi terhadap komplikasi dan kematian neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas pelayanan ANC, pendidikan ibu, kebiasaan merokok, umur ibu saat pertama hamil, dan jenis kelamin bayi terhadap kejadian BBLR di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional berbasis data sekunder dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 21.257 ibu yang melahirkan. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji ChiSquare, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda dengan pendekatan adjusted odds ratio (AOR).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 1.327 bayi (6,24%) mengalami Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Mayoritas ibu mendapatkan pelayanan ANC baik (54,14%), sebagian besar ibu pertama kali hamil pada usia risiko rendah (74,15%), dan hampir semua ibu tidak merokok (98,51%). Hasil analisis bivariat menunjukkan kualitas pelayanan ANC yang baik berperan sebagai faktor pelindung terhadap BBLR (OR=0,8; 95% CI: 0,7–0,9; p=0,014), sedangkan ibu yang merokok memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi BBLR (OR=0,6; 95% CI: 0,4–0,8; p=0,009). Variabel jenis kelamin bayi, umur ibu saat hamil pertama kali, dan pendidikan ibu secara bivariat tidak signifikan. Analisis multivariat menunjukkan bahwa buruknya kualitas ANC (AOR=0,87; 95% CI: 0,78–0,97; p=0,016), status ibu merokok (AOR=0,61; 95% CI: 0,42–0,89; p=0,011), dan pendidikan menengah ibu (AOR=1,13; 95% CI: 1,01–1,26; p=0,030) merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian BBLR di Indonesia.
Kesimpulan dalam penelitian ini, buruknya kualitas pelayanan ANC, kebiasaan merokok ibu, dan pendidikan menengah ibu terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan risiko kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Indonesia. Disarankan penguatan kualitas pelayanan ANC dan edukasi ibu hamil untuk menurunkan kejadian BBLR di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Dr. Basri Aramico.lb, SKM, MPH 2. Dr. Hermansyah, SKM, MPH |
| Uncontrolled Keywords: | BBLR, Kualitas Pelayanan ANC, Pendidikan Ibu, Kebiasaan Merokok |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613 Promosi Kesehatan |
| Divisions: | PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 05 May 2026 08:43 |
| Last Modified: | 05 May 2026 08:43 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/496 |
