Analisis Determinan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Gangguan Jiwa Pada Personil Polri Di Aceh

Leni Liana, 2307210015 (2025) Analisis Determinan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Gangguan Jiwa Pada Personil Polri Di Aceh. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of TESIS LENI LIANA.pdf] Text
TESIS LENI LIANA.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of FORM B_LENI LIANA.pdf] Text
FORM B_LENI LIANA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (444kB)

Abstract

Ketidakpatuhan mengonsumsi obat menjadi tantangan utama pada pasien gangguan jiwa, yang sering memicu kekambuhan akibat berhentinya konsumsi atau pengubahan dosis obat. Rendahnya kepatuhan dan kurangnya rutin berobat menunjukkan perlunya pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan untuk mendukung pemulihan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara umur, pendidikan, penghasilan, jenis pekerjaan, lama sakit, efek samping obat, peran tenaga kesehatan, dukungan keluarga, dan persepsi diri terhadap kesehatan mental dengan kepatuhan minum obat pada pasien ODGJ di kalangan Polri Provinsi Aceh.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat analitik menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara TK IV Banda Aceh pada Januari 2025. Sampel penelitian mencakup seluruh populasi, yaitu 46 personel Polri yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan dengan diagnosis gangguan jiwa (ODGJ).

Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien ODGJ memiliki kepatuhan minum obat rendah (73,91%), berusia ≥40 tahun (67,39%), berpendidikan SMA (58,70%), berpenghasilan ≥Rp 5.000.000 (56,52%), jenis pekerjaan administrasi dan pendukung (52,17%), lama sakit ≥4 tahun (60,87%), tidak mendapatkan peran tenaga kesehatan (54,35%), mendapat dukungan keluarga (67,39%), efek samping obat tinggi (58,70%), dan persepsi kesehatan mental rendah (67,39%). Terdapat pengaruh antara efek samping obat dengan intensitas tinggi (P=0,037; CI 95%=1,13-47,7; OR=7,3), tidak adanya peran tenaga kesehatan (P=0,019; CI 95%=1,45-64,7; OR=9,6) dan persepsi diri terhadap Kesehatan Mental yang rendah (P=0,035; CI 95%=0,45-11,9; OR=2,3) terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien ODGJ di kalangan Polri
Provinsi Aceh.

Diperlukan upaya mitigasi efek samping obat dengan memberikan edukasi kepada pasien mengenai pengelolaan efek samping dan alternatif terapi yang aman. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi faktor psikososial, seperti stres kerja atau pengalaman traumatis, yang mungkin memengaruhi kepatuhan pasien.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: 1. Prof. Asnawi Abdullah, Ph.D 2. Dr. rer. med. Marthoenis, MSc, MPH
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan Minum Obat; Gangguan Jiwa (ODGJ); Efek Samping Obat; Persepsi Kesehatan Mental; Polri Provinsi Aceh.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan
Divisions: PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 2
Date Deposited: 05 May 2026 03:06
Last Modified: 05 May 2026 03:06
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/458

Actions (login required)

View Item
View Item