Analisis Hubungan Sustainable Construction Terhadap Kerentanan Bencana Di Kota Banda Aceh

Teuku Reza Aditya, 2203120019 (2026) Analisis Hubungan Sustainable Construction Terhadap Kerentanan Bencana Di Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of Sustainable Construction, Kerentanan, Perka BNPB, Chi-Square] Text (Sustainable Construction, Kerentanan, Perka BNPB, Chi-Square)
FILE GABUNGAN.pdf - Published Version

Download (6MB)
[thumbnail of Form B] Text (Form B)
FORM B.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (539kB)

Abstract

Pembangunan pada kawasan pesisir perlu memperhatikan prinsip sustainable construction dan kerentanan bencana untuk mendukung terciptanya kawasan yang berkelanjutan dan tangguh terhadap bencana. Kota Banda Aceh merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi ancaman gempa bumi dan tsunami. Permasalahan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat kerentanan bencana di Kota Banda Aceh serta menganalisis hubungan antara penerapan sustainable construction dengan tingkat kerentanan bencana. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kerentanan fisik dan lingkungan serta menganalisis hubungan antara sustainable construction dengan kerentanan bencana di Gampong Ulee Lheue dan Gampong Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan korelasional. Data diperoleh melalui observasi, kuesioner, dokumentasi, dan data sekunder. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan teknik purposive sampling, dengan jumlah 96 responden. Analisis data meliputi penilaian kerentanan berdasarkan observasi dan skoring Perka BNPB Nomor 2 Tahun 2012 dengan kategori rendah 0–≤1, sedang 1–≤2, dan tinggi 2–≤3, serta uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan kerentanan fisik Ulee Lheue dan Alue Deah Teungoh masing-masing memperoleh nilai 3,0 dan termasuk kategori tinggi. Kerentanan lingkungan Ulee Lheue memperoleh nilai 2,7 dan Alue Deah Teungoh 2,4, yang keduanya termasuk kategori tinggi. Seluruh item kuesioner valid dengan r hitung > r tabel 0,201 dan reliabel dengan Cronbach's Alpha >0,60. Nilai rata-rata indikator sustainable construction meliputi Tata Guna Lahan 3,78, Efisiensi dan Konservasi Energi 3,87, Konservasi Air 3,62, Sumber dan Siklus Material 3,84, Kualitas Udara dan Kenyamanan Ruang 3,57, serta Manajemen Lingkungan Bangunan 3,73. Kerentanan berdasarkan persepsi responden memperoleh rata-rata 3,92. Hasil uji Chi-Square memperoleh Asymp. Sig. (2-sided) sebesar 0,337 (>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan signifikan antara sustainable construction dan tingkat kerentanan bencana. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi pertimbangan dalam upaya dalam mendukung pembangunan permukiman yang berkelanjutan dan tangguh terhadap bencana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Aldina Fatimah, ST., MT., IPM
Uncontrolled Keywords: Sustainable Construction, Kerentanan, Perka BNPB, Chi-Square
Subjects: 600 Teknik > 620 Teknik Sipil
Divisions: FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil
Depositing User: Teuku Aditya
Date Deposited: 15 Oct 2026 08:40
Last Modified: 15 Oct 2026 08:40
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/4263

Actions (login required)

View Item
View Item