Analisis Kebutuhan Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Kuta Tinggi Kabupaten Aceh Tenggara

Birmansyah, 1503120048 (2022) Analisis Kebutuhan Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Kuta Tinggi Kabupaten Aceh Tenggara. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of PDF DIGABUNG.pdf] Text
PDF DIGABUNG.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf

Download (150kB)

Abstract

Kebutuhan air ialah jumlah volume air yang harus dipenuhi untuk irigasi, pada
daerah irigasi Kuta Tinggi Kabupaten Aceh Tenggara memiliki luas jaringan
irigasi 1200 Ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan besarnya debit
kebutuhan air irigasi maksimum dan minimum pada daerah studi. Penelitian ini
dapat menjadi penambahan sumber pengetahuan bagi penulis pada khususnya dan
bagi pembaca pada umumnya. Serta hasil dari penelitian ini dapat diketahui
besarnya nilai kebutuhan air tanam padi. Data yang digunakan pada penelitian
ialah data curah hujan bersumber dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi,
dan Geofisika) Pos Hujan Lawe Alas Aceh Tenggara, digunakan untuk
menghitung curah hujan efektif dan data iklim yang bersumber dari BMKG
Stasiun Geofisika Aceh Selatan berupa data temperatur, data penyinaran matahari,
data kecepatan angin dan data kelembaban atau suhu digunakan untuk
menghitung evapotranspirasi (ETo). ETo merupakan gabungan dari evaporasi dan
transpirasi yang diartikan sebagai pristiwa kehilangan air dari jaringan tanaman
dan permukaan tanah yang dipakai sebagai tempat tumbuhnya tanaman. Dalam
analisis ETo menggunakan Metodologi Modifikasi Penman. Metode Penman
dengan menyesuaikan fungsi angin menurut kondisi lokal menghasilkan
pendekatan terbaik terhadap laju evapotranspirasi hasil lisimeter. Penggunaan
konsumtif tanaman (ETc) selama masa penyiapan lahan menggunakan hasil
perhitungan kebutuhan air untuk penyiapan lahan (IR). Penggunaan konsumtif
tanaman (ETc) setelah penyiapan lahan adalah perhitungan antara evapotranpirasi
dan koefisien tanaman. Kebutuhan air irigasi (NFR) yang dihitung menghasilkan
kebutuhan air dalam bentuk mm/hari. Kebutuhan air irigasi yang dikonversi ke
l/dt/ha dengan angka konversi sebesar 1/8,64. Debit hasil perhitungan kebutuhan
air yang terkecil didapatkan pada bulan Agustus-2 sebesar Q = -3,268 m3/det dan
kebutuhan air yang terbesar pada bulan Desember -2 sebesar Q = 2,295 m3
/det.
Pada lokasi penelitian penanaman padi dimulai pada November-I, dengan pola
tanam Padi-Padi-Bera. Dari hasil perhitungan kebutuhan air Daerah Irigasi Kuta
Tinggi memiliki kebutuhan air yang terkecil pada bulan Agustus-2 dan kebutuhan
air yang terbesar pada bulan Desember-2.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Akmal, ST., M.Eng, IPM 2.Yulia, ST., MT, IPM
Uncontrolled Keywords: Curah hujan efektif, Evapotranspirasi, Penman Modifikasi, Kebutuhan air
Subjects: 600 Teknik > 620 Teknik Sipil
Divisions: FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 25 Sep 2026 08:29
Last Modified: 25 Sep 2026 08:29
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3925

Actions (login required)

View Item
View Item