Fajrian Ramadhan, 1903120094 (2023) Analisis Risiko K3 Pada Proyek Konstruksi Dengan Menggunakan Metode Hiradc (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Rumah Sakit Hermina Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF TERGABUNG.pdf
Download (16MB)
FROM B.pdf
Download (353kB)
Abstract
Risiko K3 Konstruksi adalah ukuran kemungkinan kerugian terhadap keselamatan
umum, harta benda, jiwa manusia dan lingkungan yang terjadi pada sumber bahaya
tertentu pada pekerjaan konstruksi. HIRADC terdiri dari: Hazard Indentification,
Risk Assesment, and Determining Control dimana merupakan suatu Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau SMK3 untuk mengendalikan
risiko yang terjadi. Pada penelitian ini dilakukan analisis risiko, analisis
deskriptif dan probability and impact matrix. Penelitian ini diawali dengan
perencanaan HIRADC pada tahap awal proyek. Permasalahan pada penelitian ini
yaitu risiko apa saja yang dapat menimbulkan kecelakaan pada Proyek
pembangunan Rumah Sakit Hermina Aceh, serta bagaimana tingkat risiko dari
bahaya yang bisa terjadi pada pekerjaan struktur proyek. Tujuan penelitian ini
untuk mengidentifikasi apa saja bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan
pada pekerjaan struktur bangunan gedung. Metode HIRADC merupakan suatu
teknik yang dirancang pada saat sebelum pekerjan dimulai untuk mengetahui
potensi risiko bahaya serta dilakukan penilaian terhadap potensi risiko bahaya
sehingga dapat ditentukan pengendalian yang tepat untuk mengurangi risiko yang
dapat terjadi. Penelitian ini menggunakan Teknik sampling jenuh, dengan target
responden adalah stakeholder pada proyek yang berjumlah 8 orang pada Proyek
pembangunan Rumah Sakit Hermina Aceh. Penelitian ini diawali dengan
perencanaan HIRADC pada tahap awal proyek, khususnya pada pekerjaan
struktur bawah dan struktur atas. Hasil analisis deskriptif mean tertinggi,
didapatkan dari 12 jenis pekerjaan dan total 108 bahaya, terdapat penurunan
tingkat risiko setelah dilakukan pengendalian pada tingkat risiko ekstrim (E)
sebanyak 103 bahaya (95 %) menjadi 0 (0 %), tingkat risiko tinggi (T) sebanyak 5
pekerjaan (5 %) menjadi 0 (0 %), tingkat risiko moderat (M) sebanyak 0 bahaya
(0 %) menjadi 1 (1 %), dan tingkat risiko rendah (R) sebanyak bahaya (0 %)
menjadi 96 (96 %). pengendalian risiko yang dilakukan sesuai dengan hierarki K3
yaitu dengan cara eliminasi, substitusi, kontrol teknik, administrasi, dan alat
pelindung diri (APD).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Kemala Hayati, ST., MT., IPM |
| Uncontrolled Keywords: | K3, Risiko, HIRADC, Proyek Konstruksi |
| Subjects: | 600 Teknik > 620 Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 04:25 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 04:25 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3894 |
