Putri Nastabila, 1903120121 (2023) Pengaruh Ketebalan Pelat Lantai Terhadap Kapasitas Lentur Dan Geser Girder Baja Komposit Jembatan Alue Pange. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNGAN TUGAS AKHIR PUTRI NASTABILA.pdf
Download (2MB)
FORM B.pdf
Download (198kB)
Abstract
Jembatan Alue Pange terletak di ruas jalan nasional Geumpang-Pameu
(GMP.47+350). Posisi jembatan tepatnya pada lintang (N): 4°45'02,4" dan Bujur (E):
96°21'33,8". Jembatan ini direncanakan dengan panjang bentang 20 meter dan lebar
lantai kendaraan 8 meter serta dilengkapi trotoar selebar 1,00 meter pada sisi kiri dan
kanan jembatan. Struktur bangunan atas (upper structure) jembatan ini berdasarkan
data Detail Engineering Design (DED) menggunakan girder baja komposit (I-900)
dengan jarak antar gelagar 1,60 meter dan pelat lantai beton bertulang setebal 25 cm.
Berdasarkan data awal tersebut, maka pada penelitian ini dilakukan perencanaan
kembali (redesign) ketebalan pelat menjadi 20 cm. Hal ini dilakukan karena pada
dasarnya pelat lantai jembatan di Indonesia ketebalannya berkisar antara 20-25 cm
dan pada jembatan lama yang dibangun sebelum tahun 2017 umumnya ketebalan
pelat lantai kendaraan berkisar 20 cm. Atas dasar pertimbangan tersebut maka
penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pengaruh perubahan ketebalan pelat
lantai terhadap rasio beban tetap yang bekerja pada jembatan dan kapasitas struktur
terkait lentur dan geser serta besarnya lendutan yang terjadi, dengan harapan pelat
lantai yang di redesign aman terhadap beban kerja dan menghasilkan struktur yang
lebih ekonomis. Penelitian ini hanya dibatasi untuk meninjau struktur bangunan atas
jembatan dengan memperhitungkan beban yang bekerja sesuai ketentuan SNI 1725-
2016. Analisis dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SAP2000 v22 dan
struktur girder dimodelkan sebagai balok dengan tumpuan sendi-rol. Berdasarkan
hasil reanalisis pelat lantai 20 cm diperoleh rasio kapasitas struktur terhadap
kombinasi beban maksimum yang terjadi sebesar 1,339 dan 2,316 sedangkan hasil
reanalisis girder baja komposit dengan t = 20 cm diperoleh nilai rasio sebesar 1,280
dan 3,105 berturut-turut untuk lentur dan geser dengan nilai lendutan sebesar ∆ =
144,05 mm. Terkait hasil yang diperoleh, maka pada perencanaan redesign ketebalan
pelat masih aman dalam memikul beban.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Ir. Munawir, ST,M.T, IPM ASEAN Eng |
| Uncontrolled Keywords: | Baja girder komposit, gaya geser, jembatan, momen, pelat lantai kendaraan. |
| Subjects: | 600 Teknik > 620 Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 04:15 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 04:15 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3893 |
