Misbahul Ramadhan, 1703120152 (2022) Identifikasi Terhadap Bangunan Publik Sebagai Tempat Evakuasi Vertikal Di Kawasan Rawan Bencana Tsunami Kota Banda Aceh (Studi Kasus : Kecamatan Meuraxa dan Kecamatan Kuta Raja). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNGAN.pdf
Download (4MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Bangunan escape building yang dibangun Pemerintah Aceh pasca bencana tsunami pada Tahun 2004 untuk saat ini tidak dapat menampung masyarakat seluruhnya. Kecamatan Meuraxa hanya berjumlah 4 bangunan escape building sedangkan pada Kecamatan Kuta Raja belum ada. Permasalahannya adalah jumlah bangunan escape building untuk dijadikan tempat evakuasi vertikal belum dapat menampung seluruh masyarakat. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bangunan publik yang potensial dijadikan tempat evakuasi vertikal terhadap bencana tsunami. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan survey langsung ke wilayah Kecamatan Meuraxa dan Kecamatan Kuta Raja untuk mendapatkan data ketinggian bangunan publik dan data luasan bangunan publik. Penelitian ini menggunakan rumus ketinggian aman gelombang tsunami untuk mendapatkan hasil bangunan publik yang layak dan tidak layak. Hasil penelitian ini didapatkan data bangunan publik yang berada di wilayah Kecamatan Meuraxa memiliki 4 tipe gedung dengan jumlah total sebanyak 58 bangunan. Selanjutnya bangunan publik yang berada di wilayah Kecamatan Kuta Raja memiliki 3 tipe gedung dengan jumlah total sebanyak 35 bangunan. Dari seluruh bangunan publik pada Kecamatan Meuraxa yang layak dijadikan tempat evakuasi vertikal memiliki 2 bangunan gedung. sedangkan di wilayah Kecamatan Kuta Raja terdapat 6 bangunan gedung. Jumlah daya tampung masyarakat pada bangunan publik yang layak di wilayah Kecamatan Meuraxa memiliki persentase sebanyak 17%, sedangkan jumlah selisih daya tampung masyarakat Kecamatan Meuraxa memiliki persentase sebanyak 83%. Selanjutnya jumlah daya tampung masyarakat pada bangunan publik yang layak di wilayah Kecamatan Kuta Raja memiliki persentase sebanyak 23%, sedangkan jumlah selisih daya tampung masyarakat Kecamatan Kuta Raja memiliki persentase sebanyak 77%. Maka menunjukkan bahwa bangunan publik yang layak untuk dijadikan tempat evakuasi vertikal di wilayah Kecamatan Meuraxa dan Kecamatan Kuta Raja belom bisa menampung seluruh masyarakatnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Widya Soviana, ST, M.Si, IPM |
| Uncontrolled Keywords: | Bangunan Publik, Tempat Evakuasi Vertikal, Bencana Tsunami. |
| Subjects: | 600 Teknik > 620 Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 03:21 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 03:21 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3867 |
