RIZKY MAULANA, 1801110220 (2024) Pembuktian Jarimah Pelecehan Seksual Kepada Perempuan Yang Telah Bersuami (Suatu Penelitian Pada Mahkamah Syariah Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI RIZKY MAULANA.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (244kB)
Abstract
Pasal 180 Qanun Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat,
menyatakan bahwa “Hakim dilarang menjatuhkan ‘Uqubat kepada terdakwa,
kecuali Hakim memperoleh keyakinan dengan paling kurang 2 (dua) alat bukti
yang sah, bahwa suatu Jarimah benar-benar telah terjadi dan Terdakwalah yang
bersalah melakukannya, kecuali pada Jarimah zina”. Namun dalam kenyetaannya
pembuktian jarimah pelecehan seksual masih ditemukan hambatannya.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pembuktian jarimah pelecehan seksual
kepada perempuan yang telah bersuami di wilayah Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh,
menjelaskan kendala dalam membuktikan jarimah pelecehan seksual kepada perempuan
yang telah bersuami di wilayah Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, dan menjelaskan
upaya dalam membuktikan jarimah pelecehan seksual kepada perempuan yang telah
bersuami di wilayah Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh.
Metode penelitian dalam penelitian adalah penelitian yuridis empiris,
dengan pendekatan penelitian kepustakaan (library reserch) untuk memperoleh
data sekunder yaitu dengan cara mempelajari literatur (buku-buku), teori-teori dan
perundang-undangan, dan penelitian lapangan (field reserch) untuk memperoleh
data Primer dengan mewawancarai kepada responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuktian jarimah pelecehan seksual
kepada perempuan yang sudah bersuami di wilayah Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh
yaitu proses pembuktian jarimah pelecehan seksual di wilayah hukum mahkamah
syar’iyah Banda Aceh dilaksanakan dengan mengumpukan saksi, ahli, bukti elektronik,
dan pengakuan. Kendala dalam membuktikan jarimah pelecehan seksual yaitu
adanya anggapan sebuah aib keluarga, ketidak inginan aibnya diketahui halayak
umum, rasa takut terhadap ancaman dari pelaku apabila melakukan pelaporan, dan
mental korban yang menurun pasca kejadian sehinggga sulit dimintai keterangan.
Upaya dalam membuktikan jarimah pelecahan seksual yakni dengan adanya saksi
dan keterangan terdakwa
Disarankan kepada aparat penegak hukum supaya dalam pembuktian
jarimah pelecehan seksual harus benar-benar menemukan alat bukti yang sah
sebagaimana diatur dalam qanun acara jinayat, dan disarankan agar hakim dalam
membuktikan jarimah pelecehan seksual harus mencari dan menemukan
keyakinannya sehingga hukuman yang dijatuhkan adil bagi korban
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Dr. Airi Safrijal, S.H, M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | PEMBUKTIAN JARIMAH PELECEHAN SEKSUAL KEPADA PEREMPUAN YANG TELAH BERSUAMI |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 03:29 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 03:29 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3865 |
