Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kerja Yang Bekerja Di Warung Kopi (Suatu Penelitian Di Warung Kopi Wilayah Hukum Aceh Besar)

Saiyufil Aksar, 1801110013 (2024) Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kerja Yang Bekerja Di Warung Kopi (Suatu Penelitian Di Warung Kopi Wilayah Hukum Aceh Besar). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of PDF GABUNGAN.pdf] Text
PDF GABUNGAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (755kB)

Abstract

Menurut Pasal 86 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang ketenagakerjaan menjelakan bahwa”setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan dan perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama”. Setiap pekerja haruslah diberikan perlindungan hukum untuk memenuhi hak-hak para pekerja, termaksud pekerja di warung kopi, namun dalam kenyataan yang terjadi terdapat pengusaha di warung kopi yang melalaikan hak-hak pekerja seperti tidak diberikan asuransi kesehatan ketika terjadi kecelakaan kerja, lembur yang berlebihan dengan upah yang kecil dan lain sebagainya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk perlindungan hukum terhadap tenaga kerja yang berkerja di warung kopi, faktor penyebab tidak dipenuhinya hak-hak tenaga kerja di warung kopi, dan upaya yang ditempuh oleh pekerja terhadap hak-haknya yang tidak terpenuhi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yuridis empiris, untuk memperoleh data menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research) dengan cara mempelajari buku-buku literatur, Perundang-Undangan serta pendapat para sarjana yang relevan dengan penlulisan skripsi ini. Dan pendekatan secara lapangan (field research) dengan cara mewawancarai informan dan responden guna untuk memaparkan data yang diperoleh.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Perlindungan hukum bagi tenaga kerja di warung kopi adalah sebagai berikut : Pelindungan hukum terhadap upah, jaminan sosial dalam tenaga kerja adalah berupa memberikan jaminan terhadap keselamatan kerja, jaminan terhadap kesehatan kerja, yang mana jika hal ini tidak dipenuhi maka tenaga kerja dapat meminta bantuan hukum terhadap Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh, berikut merupakan faktor-faktor penyebab yang membuat tidak terpenuhinya hak-hak pekerja di warung kopi yaitu, faktor regulasi, faktor budaya atau kebiasaan, faktor penegak hukum, faktor tidak seimbang antara pekerja dan pengusaha, upaya yang dapat ditempuh oleh buruh dalam pemenuhan hak-haknya dalam bekerja di warung kopi yaitu membuat perjanjian kerja, menempuh upaya hukum, dan menjadi anggota atau serikat buruh.
Disarankan kepada pemerintah agar lebih mementingkan para pekerja agar perlindungan hukum terhadap pekerja dapat dilakukan secar optimal. Bagi para pengusaha disarankan untuk lebih mengatahui bagaimana aturan yang semstinya agar hak-hak tenaga kerja tidak diabaikan, Bagi para pekerja agar ketika ingin bekerja, sebaiknya terlebih dahulu membuat perjanjian kerja, agar hak-hak pekerja dapat lebih terjamin

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Mainita, S.H.,M.H,Kes
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Tenaga Kerja, Warung Kopi
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository 2
Date Deposited: 19 Sep 2026 02:53
Last Modified: 19 Sep 2026 02:53
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3828

Actions (login required)

View Item
View Item