Yana Meinanda, 1901110064 (2023) Perlindungan Hukum Terhadap Merek Jilbab Button Scarves Akibat Beredarnya Produk Tiruan Sejenis (Suatu Penelitian Di Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
Abstract
Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis menyebutkan bahwa : “Hak atas merek diperoleh setelah merek tersebut terdaftar yaitu apabila telah melakukan permohonan dengan proses pemeriksaan formalitas, kemudian proses pengumuman, pemeriksaan substantif lalu memperoleh persetujuan mentri untuk diterbitkan sertifikat”. Namun dalam kenyataannya masih saja terjadi peniruan produk terhadap merek orang lain yang telah terdaftar yang terjadi di kota Banda Aceh.
Tujuan dari penulisan skripsi ini untuk menjelaskan faktor yang meyebabkan beredarnya produk tiruan sejenis dari merek jilbab Button Scarves, untuk menjelaskan perlindungan hukum bagi pemilik merek jilbab Button Scerves yang ditiru oleh pihak yang tidak bertanggung jawab serta untuk menjelaskan upaya apa saja yang dapat ditempuh dalam menyelesaikan sengketa terhadap produk tiruan sejenis.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yuridis empiris, untuk memperoleh data menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research) dengan cara mempelajari buku-buku literatur, perundang-undangan serta pendapat para sarjana yang relevan dengan penulisan skripsi ini. Dan pendekatan penelitian lapangan (field research) dengan cara mewawancarai informan dan responden guna untuk memaparkan data yang diperlukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang meyebabkan beredarnya produk tiruan sejenis dari merek jilbab Button Scarves yaitu adanya para pihak yang tidak bertanggung jawab ingin mendapatkan laba dengan cepat dan mudah, kurangnya kesadaran akan hukuman yang berlaku, tidak memiliki pekerjaan, adanya niat dan kesempatan, faktor lingkungan, faktor tuntutan standar hidup dan atau gaya yang berlebihan dari si pelaku dan faktor ekonomi. Perlindungan hukum yang didapatkan oleh pemilik merek jilbab Button Scarves yakni sarana perlindungan hukum preventif dan represif. Preventif yaitu perlindungtan hukum dalam bentuk mengajukan keberatan atau pendapat sebelum suatu keputusan pemerintah mendapat bentuk yang definitif, tujuannya adalah mencegah terjadinya sengketa. Sedangkan represif yaitu perlindungan hukum dalam bentuk penyelesaian sengketa dengan penanganan perlindungan hukum oleh pengadilan umum. Upaya yang dapat ditempuh dalam menyelesaikan sengketa terhadap produk tiruan sejenis yakni penyelesaian dengan cara (non litigasi) dan (litigasi).
Disarankan agar pemilik merek lebih berhati-hati terhadap banyaknya produk tiruan dari merek jilbab Button Scarves yang beredar luas pelaku lebih bijak dalam bertindak serta diharapkan agar masyarakat turut berperan aktif dan memiliki rasa tanggung jawab satu sama lain.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Mainita, S.H., M.H.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum Merek |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 08:39 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 08:39 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3822 |
