Nurmalisa Ananda, 2107110012 (2025) Determinan Pemberian Asi Ekslusif Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Montasik Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI NURMALISA ANANDA.pdf
Download (11MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (472kB)
Abstract
ASI eksklusif merupakan sumber nutrisi yang ideal bagi bayi. ASI eksklusif
menyediakan semua kebutuhan gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan optimal
selama enam bulan pertama kehidupan. Persentase pemberian Asi Ekslusif
diwilayah kerja Puskesmas Montasik hanya 30,5%. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui determinan pemberian Asi Ekslusif pada bayi di wilayah kerja
Puskesmas Montasik Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki bayi berjumlah 156 orang.
Pemilihan sampel menggunakan teknik cluster sampling, Mukim Bukit Baro dipilih
karena memiliki jumlah bayi terbanyak yaitu 82 responden. Penelitian ini
dilaksanakan pada tanggal 04 - 09 Januari 2025. Pengumpulan data dilakukan
dengan cara wawancara menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian,
selanjutnya dilakukan analisis data secara univariat, bivariat dan multivariat
menggunakan aplikasi SPSS versi 24.0.
Hasil analisis univariat diketahui bahwa pemberian Asi Eksklusif hanya 30,5%,
57,3% pengetahuan kurang baik, 52,4% keluarga kurang berperan, 48,8% perilaku
ibu kurang baik, 67,1% tidak ada partisipasi GEMA Asi, 73,2% pendapatan kurang
dan 19,5% ibu ada pekerjaan. Analisis bivariat terdapat hubungan antara peran
keluarga (p-value 0,048), perilaku ibu (p-value 0,013) dan pendapatan (p-value
0,000). Sedangkan tidak terdapat hubungan pengetahuan (p-value 0,106),
partisipasi Gema Asi (p-value 0,054) dan pekerjaan ibu (p-value 0,595) dengan
pemberian Asi Ekslusif pada bayi. Dari hasil analisis multivariat diketahui bahwa di
antara kelima variabel yang diteliti, hanya variabel pendapatan yang memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap pemberian ASI eksklusif (p = 0,001, OR = 8,479;
95% CI: 2,138-28,255). Hal ini menunjukkan bahwa ibu dengan tingkat pendapatan
cukup memiliki kemungkinan 8.479 kali lebih besar untuk memberikan ASI eksklusif
dibandingkan ibu dengan pendapatan kurang.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dari semua variabel yang diteliti hanya
pendapatan yang memiliki hubungan paling kuat dengan pemberian ASI eksklusif
pada bayi. Diharapkan kepada petugas kesehatan disarankan memperkuat edukasi
melalui penyuluhan, media sosial, kegiatan posyandu, serta menyediakan informasi
solutif untuk mengatasi kendala pemberian ASI. Disarankan kepada ibu untuk
meningkatkan pengetahuan tentang ASI eksklusif, memperbaiki perilaku,
melibatkan keluarga, dan memanfaatkan program Gema Asi.
Kata Kunci: Asi Eksklusif, Pengetahuan, Peran Keluarga, Perilaku Ibu, Pendapatan
Daftar Kepustakaan : 168 bacaan (2015 - 2024)
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Agustina, SST, M.Kes 2. Wardiati, Hx SKM,M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | Asi Eksklusif, Pengetahuan, Peran Keluarga, Perilaku Ibu, Pendapatan |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository . |
| Date Deposited: | 02 May 2026 03:55 |
| Last Modified: | 02 May 2026 03:55 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/378 |
