Dea Khainisa, 2001110001 (2024) Akibat Hukum Dari Wanprestasi Nasabah Atas Barang Yang Digadaikan Pada Pt. Pegadaian (Persero) Syariah Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI DEA.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (263kB)
Abstract
Menurut Pasal 1150 KUH Perdata, gadai adalah suatu hak yang diperoleh atas suatu barang bergerak yang diserahkan kepadanya oleh kreditur atau oleh kuasanya sebagai jaminan atas utangnya. Pada PT. Pegadaian (Persero) Syariah Kota Banda Aceh terdapat kasus wanprestasi dimana ada beberapa nasabah pada PT. Pegadaian (Persero) Syariah Kota Banda Aceh yang tidak melunasi pinjamannya tersebut dimana pada akhirnya pihak PT. Pegadaian (Persero) Syariah Kota Banda Aceh harus melakukan pelelangan terhadap barang jaminan tersebut.
Adapun tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan akibat hukum dari wanprestasi nasabah pada PT. Pegadaian, pelaksanaan lelang atas barang jaminan gadai pada PT. Pegadaian, untuk mengetahui cara penyelesaian wanprestasi terhadap nasabah dalam pelaksanaan jaminan gadai PT. Pegadaian (.
Pengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research). Data sekunder didapatkan dengan cara mempelajari peraturan perundang-undangan, karya ilmiah, pendapat para sarjana, buku-buku, artikel dan bahan-bahan lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Penelitian lapangan dilakukan untuk mendapatkan data primer yang berhubungan dengan penelitian ini melalui wawancara dengan responden dan informan
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa jika hutang tidak dilunasi pada waktu yang telah ditentukan (wanprestasi), maka akibat hukum dari wanprestasi nasabah dalam perjanjian gadai maka akan diadakan lelang terhadap benda yang dijadikan jaminan. Pelaksanaan lelang atas barang jaminan gadai melalui beberapa tahapan yaitu Pemberitahuan Lelang, Pelaksanaan Lelang, Hasil Lelang, Pembayaran dan penyetoran, dan Penyerahan dokumen kepemilikan barang. Upaya penyelesaian wanprestasi terhadap nasabah dalam pelaksanaan jaminan gadai adalah melakukan penyelesaian dengan cara lelang barang jaminan, apabila dengan cara lelang tersebut tidak mencapai kesepakatan di kedua pihak maka pihak pegadaian akan melakukan upaya penyelesaian melalui jalur Litigasi.
Disarankan kepada pihak PT Pegadaian (untuk melakukan pendekatan terhadap nasabah sampai pelunasan terhadap pinjaman bisa diselesaikan, agar barang yang dijadikan jaminan tersebut tidak sampai dilelang serta kepada para nasabah agar bisa bersikap kooperatif jika pihak pegadaian menghubungi dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku dalam perjanjian pinjaman dengan jaminan gadai pada di PT. Pegadaian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Riza Cadizza, S.H., LLM |
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi, Barang Gadai |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 03:35 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 03:35 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3766 |
