Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Self Management Pada Pasien Dm Tipe 2 Dipuskesmas Baiturrahman Banda Aceh Tahun 2025

Syafratul Muna, 2107110010 (2025) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Self Management Pada Pasien Dm Tipe 2 Dipuskesmas Baiturrahman Banda Aceh Tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of Form B] Text (Form B)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (523kB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
SKRIPSI SYAFRATUL MUNA.pdf

Download (11MB)

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan masalah kesehatan kronis yang terus mengalami peningkatan, termasuk di Kota Banda Aceh. Puskesmas Baiturrahman mencatat lonjakan kasus dari 841 pada tahun 2023 meningkat menjadi 1.209 kasus pada tahun 2024. Pengelolaan mandiri (self management) sangat penting dalam mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap self management antara lain pengetahuan, Kemampuan Beraktivitas, dukungan keluarga, dan self efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan self management pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Puskesmas Baiturrahman pada tanggal 11 Juni hingga 30 Juni 2025. Populasi penelitian adalah seluruh pasien DM tipe 2 yang terdaftar, dengan jumlah sampel sebanyak 92 orang menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self management yang kurang (65,2%). Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (63,0%), Kemampuan Beraktivitas kurang (62,0%), dukungan keluarga kurang (63,0%), dan self efficacy rendah (64,1%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,001), Kemampuan Beraktivitas (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,001), dan self efficacy (p=0,001) dengan self management.
Untuk tenaga kesehatan disarankan agar semakin memaksimalkan perannya dengan memberikan edukasi kesehatan yang terus-menerus, terencana dan mudah dipahami oleh pasien dan keluarganya. Di samping itu, pengembangan intervensi yang berbasis keluarga perlu dilakukan sebagai pendekatan holistik, mengingat betapa pentingnya peran keluarga dalam mendukung perawatan dan pemulihan pasien. Dukungan psikososial juga seharusnya diperkuat guna membantu pasien menghadapi tantangan emosional dan sosial yang mungkin muncul selama proses pengobatan. Agar mereka bisa mengatur kondisi kesehatan mereka dengan lebih baik, dan konsisten.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr.Farrah Fahdhienie,SKM, MPH 2. Hanifah Hasnur, S.Pd, SKM, MKM Selaku
Uncontrolled Keywords: Self Management, Diabetes Melitus Tipe 2, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Self Efficacy, Kemampuan Beraktivitas.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: SYAFRATUL MUNA 2107110010
Date Deposited: 30 Apr 2026 09:19
Last Modified: 30 Apr 2026 09:19
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/367

Actions (login required)

View Item
View Item