Sri Yanti, 1901110111 (2023) Pelaksanaan Perjanjian Arisan Online Melalui Media Sosial (Suatu Penelitian di Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
Abstract
Pasal 1313 KUHPerdata menjelaskan “Perjanjian adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih. Dalam praktiknya, perjanjian melalui media elektronik mengalami berbagai perselisihan dikarenakan belum bertemunya kedua belah pihak yang bersangkutan. Seperti dalam arisan online, para pihak hanya menyetujui perjanjian dalam media elektronik saja tanpa bertemu secara langsung dan dapat menyebabkan kerugian apabila pengelola arisan online tersebut melakukan tindak wanprestasi
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan pelaksanaan perjanjian arisan online melalui media sosial di Kota Banda Aceh, Bentuk wanprestasi dalam perjanjian arisan online melalui media sosial di Kota Banda Aceh, Upaya yang dapat ditempuh dalam menyelesaikan wanprestasi dalam perjanjian arisan online melalui media sosial di Kota Banda Aceh
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Yuridis Empiris atau sering disebut penelitian lapangan yaitu suatu penelitian yang meneliti peraturan-peraturan hukum yang kemudian digabungkan dengan data dan perilaku yang terjadi di tengah masyarakat.
Pelaksanaan perjanjian arisan online melalui media sosial di Kota Banda Aceh yang pertama melakukan pembokingan untuk mengikuti arisan, melakukan registrasi kepada owner Registrasi ini dilakukan dengan menunjukkan KTP atau fotocopy KTP kepada owner sehingga dapat mengikuti dan melakukan perjanjian dan menandatangani perjanjian dengan materai, Bentuk wanprestasi dalam perjanjian arisan online melalui media sosial di Kota Banda Aceh, tidak memenuhi prestasi seperti tidak membayar iuaran tepat waktu, terlambat dalam membayar iuran, melakukan sesuatu yang menurut perjanjian tidak boleh dilakukan. Upaya hukum yang dilakukan pada perjanjian arisan online ialah menggunakan mekanisme penyelesaian sengketa alternatif berupa arbitrase, negoisasi, mediasi, dan konsiliasi.
Di sarankan kepada masyarakat Sebaiknya di dalam perjanjian arisan online ini di buat peraturan yang lebih tegas dan jelas terhadap para pihak, jika terjadi yang melakukan wanprestasi, diberikan sanksi yang sesuai perjanjian bagi siapa yang melakukan wanprestasi ini, agar Arisan Online ini berjalan dengan disiplin, serta berjalan dengan baik, dan mencegah peserta lainnya melakukan wanprestasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Trio Yusandy,.S.H.,M.Kn |
| Uncontrolled Keywords: | Pelaksanaan Perjanjian |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 03:12 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 03:12 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3659 |
