Tindak Pidana Secara Bersama- Sama Melakukan Kekerasan Terhadap Barang (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh)

Faris Ramadhan, 2001110009 (2024) Tindak Pidana Secara Bersama- Sama Melakukan Kekerasan Terhadap Barang (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI FARIS RAMADHAN.pdf] Text
SKRIPSI FARIS RAMADHAN.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

Tindak pidana penghancuran merupakan tindak pidana yang sangat merugikan orang baik individu atau pun kebanyakan orang itu diatur dalam Pasal 170 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana disebutkan bahwa “Barang siapa dengan terang-terangan dengan tenaga Bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun 6 bulan, oleh karena itu saya tertarik mengangkat permasalahan ini mengenai tindak pidana pengrusakan barang melalui kasus yang terjadi di banda aceh.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya tindak pidana penghancuran dan pengursakan terhadap barang, dan Modus operandi dariputusan yang menjadi objek penelitian ini, dan yaang terakhir menjawab upaya dan hambatan dalam menangangi tindak pidana penghancuran terhadap barang yang terjadi atau di tangani di Pengadilan Negeri Banda Aceh.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris. Data penelitian diperoleh melalui penelitian lapangan (field reseearch) dengan mewawancarai langsung responden dan informan dan penelitian kepustakaan (library research) mengkaji buku-buku dan peraturan perundang-undangan.
Dari hasil penelitian faktor penyebab terjadinya tindakan pidana penghancuran terhadap barang yaitu terdapat dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal faktor internal adalah pelaku terlalu emosian tidak bisa mengkontrol diri dan faktor eksternal yaitu faktor ekonomi dikarenakan objek tindak pidana tersebut merupakan objek material yang harusnya bisa menghasilkan uang. Terkait modus operandi yang dilancarkan pelaku, tentunya pelaku tidak melakukan aksi tersebut sendiri pelaku mengajakpelaku lain agar ikut melakukan aksi tersebut dan sehingga membentuk sebuah tim yang mana untuk membuat kerusakan terhadap restaurant milik korban yang dilakukan tidak dalam sekali, untuk kasus atau tindak pidana tersebut tidak ada hambatan dalam menanggulangi atau tantangan dalam menghadapi kasus tersebut dikarenakan kasus tersebut sangat jarang sekali terjadi di Banda Aceh dan para penegak hukum ketika menangani kasus ini sama sekali tidak ada hambatan dan pastinya bisa memproses hingga tuntas.
Para penegak atau penyelenggara negara harus sama sama memulai dan mensosialisasi bagaimana tindakan pidana terhadap penghancuran dan pengrusakan terhadap barang merupakan tindak kejahatan yang sangat serius,walaupun di Banda Aceh angka kriminila tersebut masih sangat masif sekali tetapi tetap perlu mengantisipasi agar para masyarakat bisa paham.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Mukhlis S.H., M.Hum
Uncontrolled Keywords: Kekerasan Terhadap Barang
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository 2
Date Deposited: 15 Sep 2026 03:28
Last Modified: 15 Sep 2026 03:28
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3556

Actions (login required)

View Item
View Item