Sri Wahyuni, 2001110063 (2024) Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Pembiayaan Mudharabah (Suatu Penelitian di Bank Aceh Syari’ah Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNGAN.pdf
Download (2MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (866kB)
Abstract
1754 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata menyebutkan bahwa Perjanjian Pinjam Meminjam adalah perjanjian dengan mana pihak yang satu memberikan kepada pihak yang lain suatu jumlah tertentu barang-barang yang menghabis karena pemakaian, dengan syarat bahwa pihak yang belakangan ini akan mengembalikan sejumlah yang sama dari macam dan keadaan yang sama pula. Namun pada kenyataannya wanprestasi dalam perjanjian pembiayaan mudharabah di Bank Aceh Syari’ah Kota Banda Aceh masih sering terjadi.
Tujuan penulisan ini untuk menjelaskan pelaksanaan perjanjian pembiayaan mudharabah, untuk menjelaskan faktor penyebab debitur wanprestasi dalam perjanjian pembiayaan mudharabah, untuk menjelaskan upaya yang ditempuh dalam penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian pembiayaan mudharabah.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris. Data dalam penelitian skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, buku-buku dan pendapat para ahli hukum yang berkaitan dengan masalah yang dibahas. Sedangkan penelitian lapangan dimaksudkan untuk memperoleh data primer dengan mewawancarai responden dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perjanjian pembiayaan yang dilakukan di bank aceh syari’ah sudah sesuai prosedur yang berlaku. Perjanjian pembiayaan mudharabah dilakukan dengan akad mudharabah muthalaqah. Faktor penyebab debitur wanprestasi terjadi karena kondisi ekonomi debitur yang mengalami penurunan,usaha debitur mengalami kebangkrutan, pengawasan bank setelah pembiayaan diberikan tidak memadai, Upaya yang ditempuh bank dalam penyelesaian wanprestasi dengan cara pemberitahuan untuk mengingatkan debitur membayar angsurannya, pihak bank langsung mengunjungi tempat kediaman debitur untuk memberikan surat peringatan dan penyelamatan pembiayaan oleh pihak bank yang dicantumkan dalam akad.
Diharapkan bank Aceh syari’ah dalam melaksanakan pengajuan pembiayaan dan pelaksanaan perjanjian harus benar-benar teliti terhadap berkas pengajuan yang dilampirkan oleh pihak debitur dan pelaksanaan pembiayaan dilakukan dengan waktu yang semaksimal mungkin sehingga penyelesaian pembiayaan tidak terjadi kendala serta dapat menetapkan hak bank dan kewajiban kepada debitur lebih terperinci dan dapat dijelaskan secara detail sebelum akad dilakukan agar tidak terjadinya gagal bayar yang dilakukan oleh debitur.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: H. M. Hanafiah Muddin, S.H., M.Hum |
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi Dalam Perjanjian Pembiayaan Mudharabah, Bank Aceh Syari’ah Kota Banda Aceh |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 03:19 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 03:19 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3472 |
