Mohammed Taqwa Alfath, 1901110170 (2024) Penyelesaian Wanprestasi Dalam Pelaksanaan Jual Beli Buah Pinang Di PT. Pigura Jasalindo (Suatu Penelitian Di Kabupaten Bireuen). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI MOHAMMED TAQWA ALFATH.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (457kB)
Abstract
Pasal 1239 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) bahwa “Tiap perikatan untuk berbuat sesuatu, atau untuk tidak berbuat sesuatu, wajib diselesaikan dengan memberikan penggantian biaya, kerugian dan bunga, bila debitur tidak memenuhi kewajibannya.” Pada tahun 2023 terdapat kasus dimana setelah buah pinang yang diserahkan ternyata tidak sebagaimana yang diperjanjikan. Setelah dibawa pulang dan diperiksa banyak sekali buah pinang yang busuk dan hancur. Akhirnya konsumen tersebut membawa kembali buah pinang yang di beli ke PT. Pigura Jasalindo untuk meminta pertanggungjawaban dan ganti rugi kepada PT. Pigura Jasalindo atas ketidakpuasan si konsumen terhadap buah pinang milik PT. Pigura Jasalindo .
Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk wanprestasi yang timbul dalam perjanjian jual beli buah pinang antara pembeli dengan PT. Pigura Jasalindo Kabupaten Bireuen, untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya wanprestasi dalam perjanjian jual beli buah pinang antara pembeli dengan PT. Pigura Jasalindo dan untuk menjelaskan hambatan penyelesaian permasalaan wanprestasi yang terjadi dalam perjanjian jual beli buah pinang antara pembeli dengan PT. Pigura Jasalindo Kabupaten Bireuen.
Metode dalam penelitian ini adalah yuridis empiris. Data dalam penulisan ini diperoleh melalui penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden dan informan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari literatur, buku-buku dan peraturan perundang-undangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Bentuk wanprestasi dalam pelaksanaan jual beli buah pinang PT. Pigura Jasalindo adalah tidak sesuai sebagaimana mestinya kondisi buah pinan yang diserahkan seperti buah yang sudah banyak yang rusak atau hancur yang merugikan pembeli. Faktor penyebab wanprestasi dalam pelaksanaan jual beli buah pinang pada PT. Pigura Jasalindo adalah faktor kesengajaan, yang mana penjual sengaja untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan mengganti buah yang bagus dengan yang rusak tersebut. Upaya yang ditempuh dalam wanprestasi dalam pelaksanaan jual beli buah pinang pada PT. Pigura Jasalindo adalah secara non litigasi yaitu dengan musyawarah, dimana penjual bertanggung jawab mengganti ketidaksesuaian tersebut.
Disarankan kepada pemilik penjualan buah pinang agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan konsumen dengan mengganti buah yang rusak demi mendapat keuntungan yang besar, kepada pembeli agar lebih teliti dalam membeli dan mengecek kondisi buah pinang yang dibeli sebelum dibawa pulang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Trio Yusandy, S.H, M.Kn. |
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi Dalam Pelaksanaan Jual Beli Buah Pinang, Pt. Pigura Jasalindo |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 03:16 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 03:16 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3469 |
