Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Stres Prenatal Dan Outputnya Di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh

ANISRINA, 2107210010 (2023) Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Stres Prenatal Dan Outputnya Di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (324kB)
[thumbnail of TESIS ANISRINA_2107210010.pdf] Text
TESIS ANISRINA_2107210010.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kehamilan merupakan suatu kondisi penting dan masa kritis pada perempuan
dikarenakan pada masa ini mengalami perubahan baik fisik, psikologi, emosi dan juga
mempengaruhi kesehatan mental mereka seperti stres prenatal. Peningkatan
hormon stres seperti kortisol dapat mempengaruhi pengaturan berat badan ibu.
Stres juga mempengaruhi aliran darah dan nutrisi yang diterima oleh janin melalui
plasenta yang menghambat pertumbuhan janin dan mempengaruhi beratnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi tingkat stres
prenatal dan outputnya di Puskesmas Baiturrahaman Kota Banda Aceh.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian Cross
Sectional. Pengumpulan data dilakukan pada 20 Juli - 2 Agustus 2023 dengan
wawancara langsung menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh ibu hamil trimester III sebanyak 126 ibu. Sampel yang diambil sebanyak 120
ibu hamil dengan teknik total sampling. Analisis bivariat dan multivariat
menggunakan regresi ordinal logistik dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34 (28,33%) tidak stres, 76 (63,33%)
stres ringan dan 10 (8,33%) stres berat. Variabel yang berhubungan dengan tingkat
stres prenatal antara lain: usia, pendidikan, pendapatan, pekerjaan, dukungan sosial,
komplikasi, status kehamilan, kunjungan ANC dan Paritas. Faktor yang tidak
berhubungan dengan stres prenatal yaitu gravida. Hasil output menunjukkan ada
hubungan stres prenatal dengan kenaikan berat badan ibu dan taksiran berat janin.
Hasil regresi logistik didapatkan usia ≥20-35 tahun lebih mampu mencegah 71%
(OR=0,29) kejadian stres prenatal dibandingkan usia >35 tahun. Pada ibu multigravida
lebih mampu mencegah 58% (OR=0,42) kejadian stres prenatal dibandingkan ibu
dengan grande-multigravida dan grande-multipara berisiko hampir 7 kali mengalami
stres dibandingkan primipara (OR=6,97). Hasil analisis bivariat output didapatkan 6
(60%) ibu stres berat mengalami kenaikan berat badan tidak normal dan 4 (40%) ibu
stres dengan taksiran berat janin tidak normal. hasil analisis multivariat
menunjukkan R=63%.
Pendapatan, dukungan sosial dan komplikasi menjadi faktor yang paling
dominan. Sehingga diharapkan kepada pihak puskesmas untuk memberikan edukasi
dan informasi terhadap pengelolaan stres pada ibu hamil serta edukasi kepada suami
tentang pentingnya peran suami terhadap dukungan emosional ibu demi
terwujudnya kehamilan yang sehat.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Dr.Maidar,M.Kes Dr.Hermansyah,SKM,MPH
Uncontrolled Keywords: Tingkat Stres Prenatal, Kenaikan berat badan Ibu, Taksiran Berat Janin
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 10 Sep 2026 03:42
Last Modified: 10 Sep 2026 03:42
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3207

Actions (login required)

View Item
View Item