Kedudukan Pembuktian Insidentil Dalam Pemeriksaan Pokok Perkara Perdata Untuk Mewujudkan Keadilan Substantif (Suatu Penelitian Di Pengadilan Negeri Sigli Kelas I B)

Angga Rifanda, 2201110111 (2026) Kedudukan Pembuktian Insidentil Dalam Pemeriksaan Pokok Perkara Perdata Untuk Mewujudkan Keadilan Substantif (Suatu Penelitian Di Pengadilan Negeri Sigli Kelas I B). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI ANGGA (2).pdf] Text
SKRIPSI ANGGA (2).pdf

Download (2MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (366kB)

Abstract

Pasal 1865 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata)
dan Pasal 163 Herziene Indonesisch Reglement (HIR). Ketentuan tersebut
menunjukkan bahwa keberhasilan suatu gugatan tidak hanya ditentukan
oleh argumentasi hukum, melainkan sangat bergantung pada kemampuan
para pihak dalam menghadirkan alat bukti yang dapat membuktikan dalil-
dalil yang diajukannya. Dengan demikian, hukum pembuktian
memberikan kepastian mengenai pembagian beban pembuktian sehingga
proses persidangan berlangsung secara adil dan teratur...
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan kedudukan pembuktian
insidentil dalam pemeriksaan pokok perkara perdata serta mengetahui
bagaimana pembuktian insidentil dapat mendukung terwujudnya keadilan
substantif dalam pemeriksaan perkara perdata, khususnya pada Perkara
Nomor 18/Pdt.G/2024/PN Sgi. Permasalahan penelitian meliputi
kedudukan pembuktian insidentil dalam hukum acara perdata,
pertimbangan hakim dalam menilai pembuktian insidentil, serta peran
pembuktian insidentil dalam mewujudkan keadilan substantif.
Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode
penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris. Data
penelitian diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan.
Penelitian kepustakaan dilakukan dengan mengkaji peraturan perundang-
undangan, buku, jurnal, putusan pengadilan, dan literatur hukum lainnya.
Penelitian lapangan dilakukan melalui wawancara dengan hakim Pengadilan
Negeri Sigli yang menangani perkara serta pihak-pihak yang dianggap
mengetahui objek penelitian. Seluruh data dianalisis secara kualitatif dengan
menggunakan metode deskriptif analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuktian insidentil
mempunyai kedudukan penting sebagai bagian dari proses pembuktian
dalam pemeriksaan pokok perkara perdata apabila terdapat fakta atau
keadaan tertentu yang perlu dibuktikan sebelum pemeriksaan pokok
perkara dilanjutkan. Dalam Perkara Nomor 18/Pdt.G/2024/PN Sgi,
pembuktian insidentil menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam
menilai keseluruhan alat bukti sehingga memberikan keyakinan kepada
hakim dalam menemukan fakta hukum
Disarankan agar hakim lebih optimal memanfaatkan pembuktian
insidentil dalam perkara-perkara yang memiliki kompleksitas tinggi
sehingga putusan yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kepastian
hukum, tetapi juga memberikan rasa keadilan dan kemanfaatan bagi para
pihak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Riza Cadizza,S.H.,LLM
Uncontrolled Keywords: Pembuktian Insidentil, Keadilan Subtansif.
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Angga Rifanda
Date Deposited: 09 Sep 2026 09:23
Last Modified: 09 Sep 2026 09:23
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3196

Actions (login required)

View Item
View Item