Kajian Kriminologi Pelaku Jarimah Khamar (Suatu penelitian Di wilayah Hukum Mahkamah Syariah Kota Subulussalam

Azmisyah Aulia Ujung, 2001110131 (2026) Kajian Kriminologi Pelaku Jarimah Khamar (Suatu penelitian Di wilayah Hukum Mahkamah Syariah Kota Subulussalam. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI AZMI.pdf] Text
SKRIPSI AZMI.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (292kB) | Request a copy

Abstract

Pasal 15 Ayat (1) Qanun No. 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat menyatakan
bahwa setiap orang yang dengan sengaja minum khamar (minuman beralkohol atau
memabukkan) diancam dengan 'uqubat hudud cambuk sebanyak 40 (empat puluh)
kali. Namun, masih ditemukan kasus jarimah khamar di Kota Subulussalam meskipun
telah diterapkan hukuman cambuk. Bagaimana penerapan hukuman cambuk terhadap
pelaku jarimah khamar di kota Subulussalam. Apa faktor kriminologis yang
menyebabkan jarimah khamar tetap terjadi meskipun telah diterapkan hukuman
cambuk.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan hukuman cambuk
terhadap pelaku jarimah khamar di kota Subulussalam. Untuk mengetahui faktor-
faktor kriminologis yang menyebabkan jarimah khamar tetap terjadi meskipun
telah diterapkan hukuman cambuk.
Metode penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan
kualitatitf. Data di peroleh melalui wawancara langsung sekretaris dinas syariat
islam dan wilayatul hisbah kota Subulussalam. Analisa data dilakukan melalui
studi dokumen, buku, Qanun, putusan pengadilan dan artikel ilmiah (studi
kepustakaan).
Hasil penelitian menunjukan bahwa uqubat cambuk yang di vonis kepada
pelaku jarimah khamar di Kota Subulussalam sudah sesuai dengan Qanun Hukum
Jinayat. Meskipun peraturan perundang-undangan sudah tegas tetapi belum mampu
memberikan efek jera, masih ada warga yang melakukan jarimah khamar secara
sembunyi-sembunyi. Dalam kriminologi kejahatan dan perilaku menyimpang tidak
pernah disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan gabungan dari berbagai
dorongan seperti faktor lingkungan, rendahnya kesadaran dan kepatuhan hukum,
kurangnya pemahaman dan penghayatan nilai-nilai agama, psikologis, ekonomi,
ketersediaan dan kemudahan akses, lemahnya pengawasan keluarga serta budaya.
Adapun teori kriminologi yang paling relevan untuk menganalisa faktor di atas
adalah teori aktivitas rutin, teori asosiasi diferensial, teori pengendalian sosial dan
teori kontrol sosial.
Disarankan kepada Pemerintah kota Subulussalam, aparat penegak hukum,
serta lembaga terkait untuk meningkatkan upaya pencegahan melalui pendekatan
preventif dan edukatif. Perlunya penanggulangan yang lebih komprehensif, sesuai
dengan nilai adat dan budaya masyarakat kota Subulussalam yang menyentuh akar
permasalahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Nora Mia Azmi S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Kriminologi, Jarimah Khamar
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Azmisyah aulia Ujung
Date Deposited: 09 Sep 2026 08:30
Last Modified: 09 Sep 2026 09:10
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3186

Actions (login required)

View Item
View Item