HENNI FITRIANI, 2107210038 (2023) Determinan Penolakan Orang Tua Dalam Pelaksanaan Imunisasi Pada Anak Pasca Covid-19 Di Kabupaten Pidie Provinsi Aceh. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (278kB)
Henni Fitriani_NIM 2107210038.pdf
Download (5MB)
Abstract
Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) saat ini mengalami
peningkatan kasusnya sehingga menjadi perhatian dari berbagai pihak, dimana
ini dapat dicegah dengan pemberian imunisasi pada anak. Namun, kenyataannya
jumlah anak yang di imunisasi masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan
jumlah anak yang tidak di imunisasi. Penelitian ini menggunakan desain
penelitian mixed method yang menggabungkan bentuk kuantitatif dan kualitatif
dalam satu rangkaian penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
orang tua anak usia 0-2 tahun yang terdata di Kabupaten Pidie Provinsi Aceh
berjumlah 30.817 orang dan 6 informan yang dapat memberikan informasi
sebenarnya terkait penolakan orang tua dalam pelaksanaan imunisasi. Teknik
sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling sebanyak 270 orang dan
6 informasi yang di pilih dari 8 Puskesmas di wilayah kerja Kabupaten Pidie
Provinsi Aceh. Analisa data menggunakan uji statistik regresi logistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah anak merupakan faktor yang
paling dominan terkait penolakan orang tua dengan pelaksanaan imunisasi pada
anak dengan pvalue 0,010 (OR=3,47; 95% CI=1,35-8,92) dan faktor pemudah
terkait penolakan orang tua yang paling dominan berhubungan dengan
pelaksanaan imunisasi pada anak adalah sikap dengan p-value 0,000 (OR=0,18;
95% CI=0,68-0,45). Pada model 2 (faktor pendorong) penolakan orang tua yang
yang paling dominan berhubungan dengan pelaksanaan imunisasi pada anak
adalah dukungan keluarga dengan p-value 0,001 (OR=0,16; 95% CI=0,06-0,46).
Selanjutnya pada model 3 (faktor pendukung) penolakan orang tua yang yang
paling dominan berhubungan dengan pelaksanaan imunisasi pada anak adalah
keterpaparan informasi dengan p-value 0,005 (OR=0,26; 95% CI=0,11-0,67).
Dapat disimpulkan bahwa determinan yang paling dominan terkait dengan
penolakan orang tua dengan pelaksanaan imunisasi pada anak yaitu faktor
jumlah anak, sikap, dukungan keluarga dan keterpaparan informasi. Perlu
dilakukan inovasi dan pengembangan program imunisasi melalui advokasi,
pendekatan dan penyuluhan kepada masyarakat dan tokoh terkait
penyelenggaraan imunisasi terakit penolakan orang tua guna menurunkan angka
kejadian luar biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Fachmi Ichwansyah,S.Kp,MPH,pH.D Prof.Asnawi Abdullah,Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Penolakan Orang Tua, Imunisasi, Anak |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 08:44 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 08:44 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3121 |
