Perilaku Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Metode Inspeksi Visual Asetat (Iva) Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Tahun 2021

SHINTA MAYA SARI, 2007210002 (2022) Perilaku Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Metode Inspeksi Visual Asetat (Iva) Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Tahun 2021. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (327kB)
[thumbnail of SHINTA MAYA SARI TESIS.pdf] Text
SHINTA MAYA SARI TESIS.pdf

Download (5MB)

Abstract

Kanker leher rahim terus meningkat tajam dan menjadi salah satu masalah kesehatan
masyarakat saat ini diberbagai dunia. Kanker leher rahim merupakan kanker genekologi
peringkat keempat diantara beberapa kanker yang terjadi pada wanita di seluruh dunia.
Kemampuan case detection kanker leher rahim baru hanya sekitar 604.000 kasus pada tahun
2020, sedangkan jumlah kematian mencapai 342.000 per tahun dan diproyeksikan terus
meningkat mencapai 500.000 kematian pada tahun 2030 di seluruh dunia. Di Indonesia angka
kejadian kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian
13,9 per 100.000 penduduk.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat study analitik dengan
menggunakan metode penelitian Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah
total seluruh sasaran yang tercatat pada wialyah UPTD Puskesmas Kota Banda Aceh yaitu 370
orang wanita berusia 30-50 tahun yang sudah melakukan pemeriksaan IVA Tes pada tahun
2020. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling aplikasi R Random dengan
total 360 sampel Analisa data menggunakan uji regresi logistik dengan aplikasi STATA 13.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada model 1 (faktor predisposisi) awarness
merupakan faktor utama yang berperan pada perilaku deteksi dini kanker leher rahim
metode IVA tes dengan P-value 0,000 (OR: 30.0; 95 % CI : 15.9–56.5 ). Pada model 2 (faktor
pendukung) ketersediaan Informasi merupakan faktor utama berperan dalam mendukung
perilaku deteksi dini kanker leher rahim metode IVA tes dengan P-value 0,000 (OR: 8.0; 95 %
CI : 4.6–13,9). Selanjutnya pada model 3 (faktor pendorong) dukungan petugas merupakan
faktor utama berperan dalam mendorong perilaku deteksi dini kanker leher rahim metode
IVA tes dengan P-value 0,000 (OR: 4.1; 95 % CI : 2.6–6.5). Adapun faktor perilaku deteksi dini
kanker leher rahim metode IVA tes yang paling dominan berperan yaitu awarness (kesadaran
diri) dengan P-value 0,000 (OR: 54.1; 95% CI: 21.8–134.1) .
Berdasarkan hasil analisa maka perlu disampaikan kepada petugas pengelola IVA di
UPTD Puskesmas untuk melakukan fokus pada upaya sosialisasi dan konseling tentang deteksi
dini kanker leher rahim metode IVA secara lebih terpola kepada membangun awarness
(kesadaran diri) bagi perempuan usia 30-50 tahun sehingga memiliki keinginan yang secara
alami untuk mau melakukan pemeriksaan metode IVA sebagai amanah bagi dirinya dan
manfaat yang didapatkan dengan pemeriksaan IVA Tes. Koordinasi yang lebih komprehensif
antara penanggung jawab program IVA di Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dengan
pengelola program IVA di UPTD Puskesmas dalam bentuk monitoring dan evaluasi rutin
secara triwulan dan mencari solusi terbaik perlu terus diupayakan secara berkesinambungan
agar cakupan jumlah perempuan usia 30-50 tahun yang melakukan pemeriksaan IVA tes
sebagai langkah awal untuk deteksi dini kanker leher rahim dapat terus ditingkatkan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Prof.Asnawi Abdullah,SKM Dr.Maidar,M.Kes
Uncontrolled Keywords: Perilaku Deteksi Dini, Kanker Leher Rahim, IVA Tes
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 08 Sep 2026 08:33
Last Modified: 08 Sep 2026 08:33
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3118

Actions (login required)

View Item
View Item