ANALISIS PERBANDINGAN FAKTOR RISIKO COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS DIGITAL DI KOTA BANDA ACEH DENGAN KONVENSIONAL DI KABUPATEN ACEH BESAR

SITI ALMA, 2107210034 (2023) ANALISIS PERBANDINGAN FAKTOR RISIKO COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS DIGITAL DI KOTA BANDA ACEH DENGAN KONVENSIONAL DI KABUPATEN ACEH BESAR. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (333kB)
[thumbnail of SITI ALMA.pdf] Text
SITI ALMA.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penggunaan perangkat elektronik digital kini menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari dunia akademik maupun non akademik. Namun, penggunaan
perangkat elektronik digital juga memiliki dampak negatif pada kesehatan seperti
Computer Vision Syndrome (CVS), sehingga membutuhkan perhatian khusus
mengingat CVS dapat menyebabkan gangguan mata yang serius sehingga perlu
diketahui faktor risiko yang berkontribusi terhadap terjadinya CVS pada siswa.
enelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan faktor risiko computer
vision syndrome (CVS) pada siswa sekolah dasar yang berbasis digital di Kota
Banda Aceh dengan berbasis konvensional di Kabupaten Aceh Besar.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional
dengan total sampling sebanyak 32 siswa SD Islam Akhlaqul Quran di Kota Banda
Aceh yang berbasis digital dan teknik random sampling pada 32 siswa SDIK Nurul
Quran di Kabupaten Aceh Besar yang berbasis konvensional. Penelitian ini
dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2023 sampai dengan 30 Agustus 2023.
Analisis bivariat menggunakan uji Mann-Whitney U test dan Independent Sample
t-test, serta analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengalami Computer
Vision Syndrome lebih tinggi pada siswa yang berbasis digital yaitu sebesar 24
siswa (75,00%) dibandingkan pada siswa yang berbasis konvensional. Rerata
lamanya waktu siswa menggunakan perangkat elektronik lebih tinggi pada
kelompok digital yaitu 8 jam/hari dengan SD sebesar 3,08 jam/hari dibandingkan
kelompok konvensional yaitu 5 jam/hari dengan SD sebesar 2,43 jam/hari. Hasil
analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan lama bekerja didepan
perangkat elektronik digital antara siswa yang berbasis digital maupun
konvensional (p=0,0001). Hasil analisis multivariat didapatkan variabel yang
paling dominan berhubungan dengan kejadian CVS adalah lama menggunakan
perangkat elektronik digital dalam sehari (OR=2,05; 95%CI= 1,41-2,99; p=0,0001).
Diharapkan kepada para siswa agar dapat mengurangi durasi dalam
menggunakan perangkat elektronik guna untuk meminimalkan terjadinya CVS.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Meutia Zahara,M.Sc,Ph.D Dr.Hermansyah,SKM,MPH
Uncontrolled Keywords: Faktor risiko Computer Vision Syndrome, Siswa, Digital, Konvensional
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 08 Sep 2026 08:22
Last Modified: 08 Sep 2026 08:22
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3116

Actions (login required)

View Item
View Item