Determinan Sindrom Metabolik Dikalangan Prajurit Tni Ad Kodam Iskandar Muda

YUWAN ELYZA, 2107210032 (2023) Determinan Sindrom Metabolik Dikalangan Prajurit Tni Ad Kodam Iskandar Muda. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (288kB)
[thumbnail of REVISI TESIS YUWAN ELYZA _2107210032 FINAL.pdf] Text
REVISI TESIS YUWAN ELYZA _2107210032 FINAL.pdf

Download (2MB)

Abstract

Prevalensi global sindrom metabolik adalah 20-25%. Berdasarkan data
pemeriksaan kesehatan berkala Kodam Iskandar Muda tahun 2022, prajurit TNI AD
mengalami sindrom metabolik 17,65%, gejala obesitas 45,01%, tekanan darah tinggi
12,02%, kadar trigliserida 15,61%, kadar HDL 27,77% dan kadar gula darah diatas
normal 58,18%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan sindrom
metabolik dikalangan prajurit TNI ADKodam Iskandar Muda.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional untuk mengetahui
hubungan umur, pangkat, aktivitas fisik dan golongan darah dengan sindrom
metabolik. Sampel adalah seluruh prajurit berjenis kelamin laki-laki. Penelitian
menggunakan data sekunder hasil pemeriksaan kesehatan berkala pada tahun 2018
hingga tahun 2022. Analisis bivariat dan multivariat menggunakan uji regresi logistik
berganda dengan tingkat kepercayaan 95%.
Ada hubungan antara umur, pangkat bintara, pangkat pama, pangkat pamen,
dan aktivitas fisik dengan sindrom metabolik. Ada hubungan antara umur, pangkat
bintara, pangkat pama, pangkat pamen dan aktivitas fisik dengan IMT. Ada hubungan
antara umur, pangkat bintara, pangkat pama, pangkat pamen, dan aktivitas fisik
dengan tekanan darah. Ada hubungan antara umur, pangkat pama dan pangkat
pamen dengan kadar trigliserida. Ada hubungan antara umur, pangkat dan aktivitas
fisik dengan kadar kolestrol HDL. Ada hubungan antara pangkat pama dengan kadar
gula darah dikalangan TNI AD Kodam Iskandar Muda.
Hasil penelitian menunjukkan faktor yang paling dominan berhubungan
dengan sindrom metabolik yaitu umur (p- value: 0,0001, AOR: 1,06). Pangkat bintara
dengan IMT (p- value: 0,001, coef: 0,85). Hasil rontgen bermasalah dengan tekanan
darah (p- value: 0,046, AOR: 4,31). Hasil rontgen bermasalah dengan kadar
trigliserida (p- value: 0,029, coef: 44,36). Kondisi gigi bermasalah dengan Kadar
kolestrol HDL (p- value: 0,0001, coef: -3,31). Hasil rontgen bermasalah dengan Kadar
gula darah (p- value: 0,0001, coef: 36,48).
Prajurit TNI AD dari Kodam Iskandar Muda diharapkan lebih meningkatkan
motivasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar terhindar dari
gangguan metabolisme yang dapat menurunkan kualitas hidup, kecacatan bahkan
kematian

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Prof.Asnawi Abdullah,PhD Dr.Nurjannah,MPH,PhD,Sp.KKLP
Uncontrolled Keywords: Sindrom metabolik, prajurit TNI AD, pemeriksaan kesehatan berkala
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 08 Sep 2026 08:16
Last Modified: 08 Sep 2026 08:16
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3115

Actions (login required)

View Item
View Item